Bengkulu — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan pembinaan kepribadian bagi warga binaan, khususnya di bidang kerohanian. Hal ini terlihat dari diterimanya bantuan berupa 20 buah kursi dari Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil Bengkulu pada Kamis (09/04).
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi ADM Kamtib), Supian Natalis, sebagai perwakilan dari Lapas Kelas IIA Bengkulu. Penyerahan bantuan dilakukan oleh RP. Paulus Yose Pratama selaku Pastor Rekan Paroki St. Yohanes Penginjil Bengkulu.
Adapun bantuan kursi tersebut diperuntukkan guna meningkatkan fasilitas Gereja Getsemany Lapas Bengkulu, sehingga dapat menunjang kegiatan pelayanan pastoral dan pembimbingan rohani bagi warga binaan beragama Nasrani.
Dalam kesempatan tersebut, Supian Natalis menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta kepedulian pihak gereja terhadap warga binaan di Lapas Bengkulu. Menurutnya, dukungan ini sangat berarti dalam menciptakan suasana pembinaan yang lebih humanis dan berorientasi pada pemulihan mental serta spiritual.
“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami, khususnya dalam meningkatkan kenyamanan warga binaan saat mengikuti kegiatan ibadah dan pembinaan rohani. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin dengan baik ke depannya,” ungkapnya.
Sementara itu, RP. Paulus Yose Pratama menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian gereja dalam mendukung pelayanan rohani bagi umat, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kegiatan keagamaan di Lapas Kelas IIA Bengkulu dapat berjalan lebih optimal serta memberikan dampak positif dalam proses pembinaan warga binaan menuju pribadi yang lebih baik.





















