20 Juni 2026 Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus mengupayakan penguatan program pembinaan kerohanian bagi warga binaan melalui kegiatan latihan hadroh yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah, Rutan Bengkulu, Sabtu (20/6).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan menumbuhkan nilai spiritual sekaligus memberikan ruang ekspresi seni religi bagi warga binaan. Hadroh dengan lantunan shalawat dan iringan rebana dipandang mampu menciptakan suasana religius sekaligus memperkuat ketenangan batin.
Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Tomy Yulianto, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan seperti hadroh tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga membentuk karakter positif warga binaan.
“Latihan hadroh ini menjadi sarana pembinaan spiritual agar warga binaan dapat lebih mendekatkan diri kepada nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun sikap disiplin dan kebersamaan,” ujar Tomy.
Kegiatan latihan dilaksanakan secara rutin dengan pendampingan pembina rohani. Warga binaan tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari latihan tabuhan rebana hingga penyelarasan lantunan shalawat agar tercipta harmoni yang kompak.
Selain aspek spiritual, kegiatan ini juga memperkuat interaksi sosial antarwarga binaan. Nilai kerja sama, kekompakan, dan kedisiplinan terbentuk selama proses latihan berlangsung, sejalan dengan tujuan pembinaan di Rutan Bengkulu.
Melalui kegiatan ini, Rutan Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan, tetapi juga menyentuh aspek mental dan spiritual warga binaan secara berkelanjutan.





















