Bengkulu — Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu menggelar kegiatan terapi sound healing bagi warga binaan, Sabtu (09/05). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian guna membantu warga binaan memperoleh ketenangan pikiran, mengurangi stres, serta meningkatkan kesehatan mental selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama LPP Bengkulu dengan Anyadiubud sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kesehatan mental bagi warga binaan.
Kegiatan berlangsung dengan suasana tenang dan penuh penghayatan. Warga binaan mengikuti sesi relaksasi yang dipandu instruktur melalui alunan suara dan musik terapeutik yang memberikan efek menenangkan bagi tubuh dan pikiran. Melalui kegiatan ini, warga binaan diajak untuk lebih rileks, mengelola emosi, serta membangun energi positif dalam kehidupan sehari-hari.
Selain sebagai sarana relaksasi, kegiatan sound healing juga menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan emosional bagi warga binaan agar tetap memiliki semangat, motivasi, dan kondisi psikologis yang baik selama menjalani masa pidana. Kegiatan ini mendapat antusiasme dari warga binaan yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh semangat.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu, Suci Winarsih menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian lapas terhadap kesehatan mental warga binaan. “Kami berharap melalui kegiatan sound healing ini, warga binaan dapat merasakan ketenangan, mengurangi beban pikiran, serta memiliki semangat positif untuk menjalani masa pembinaan dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
LPP Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan, baik melalui pembinaan kepribadian, kerohanian, maupun kegiatan kesehatan mental melalui kerja sama dengan berbagai pihak sebagai bekal positif untuk kembali berbaur di tengah masyarakat.




















