Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pengembangan peternakan itik di area Branggang. Komitmen tersebut diwujudkan dengan pelepasan 102 ekor bibit itik yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik Giatja) serta Kepala Subseksi Registrasi, Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Kamis (2/7).
Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, mengatakan bahwa pengembangan peternakan itik merupakan langkah nyata dalam mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Aksi Ketahanan Pangan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan produk pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pemberian keterampilan di bidang peternakan. “Kami berkomitmen mendukung 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, salah satunya melalui penguatan program ketahanan pangan. Peternakan itik ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun meningkatkan keterampilan warga binaan,” ujar Arifin.
Sebelum dilepas ke area peternakan, ratusan bibit itik terlebih dahulu ditempatkan di kandang pembesaran guna memastikan kondisi kesehatan dan pertumbuhannya optimal. ”Tahapan tersebut menjadi bagian dari pengelolaan peternakan yang terencana sehingga bibit siap dipelihara hingga menghasilkan produktivitas yang maksimal sebagai salah satu upaya mendukung program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan,” imbuh Arifin
Melalui program ini, Lapas Mojokerto terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sebagai bagian dari pembinaan yang berdampak. Ke depan, peternakan itik diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan menjadi salah satu kontribusi nyata Lapas Mojokerto dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mewujudkan pembinaan warga binaan yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.





















