4 Mei 2026 BENGKULU – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan tentang bahaya merokok dan konsumsi alkohol yang digelar di Masjid At-Taubah Rutan Bengkulu, Senin (4/5).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 2 sebagai bagian dari kontribusi nyata mereka dalam mendukung program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Dalam pelaksanaannya, para peserta magang turut didampingi oleh petugas Klinik Pratama Rutan Bengkulu, Pero Perdana, yang memberikan penguatan materi serta penjelasan medis secara langsung kepada para warga binaan.
Penyuluhan berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh antusiasme dari para peserta. Materi yang disampaikan mencakup dampak negatif merokok dan konsumsi alkohol terhadap kesehatan fisik maupun mental. Dijelaskan bahwa kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti gangguan pernapasan, penyakit jantung, hingga kanker. Sementara itu, konsumsi alkohol secara berlebihan juga dapat merusak organ tubuh, terutama hati, serta memengaruhi kondisi psikologis seseorang.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk menggali informasi lebih dalam terkait topik yang dibahas. Hal ini menjadi sarana edukatif yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka terhadap pentingnya menjaga pola hidup sehat.
Karutan Bengkulu, Tomy Yulianto menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan seperti ini sangat penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berharap melalui kegiatan ini, warga binaan dapat lebih memahami risiko dari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol, serta termotivasi untuk menjalani hidup yang lebih sehat,” ujar Tomy.
Rutan Bengkulu mengapresiasi keterlibatan peserta magang Kemnaker dalam kegiatan ini. Kolaborasi tersebut dinilai mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga sebagai pengalaman berharga bagi para peserta magang dalam mengaplikasikan ilmu yang dimiliki.
Melalui kegiatan ini, Rutan Bengkulu kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan warga binaan. Diharapkan, upaya ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk pola hidup sehat serta meningkatkan kualitas hidup warga binaan selama menjalani masa pembinaan.





















