Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Mengulik Klaim Menaker Soal Program Sekolah Rakyat

Noval Sahori by Noval Sahori
6 July 2025
in Berita Utama
A A
0
Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat ini masih memerlukan kajian yang komprehensif.

859
SHARES
1.2k
VIEWS

Mengulik Klaim Menaker Soal Program Sekolah Rakyat

Program Sekolah Rakyat yang akan diluncurkan pada Juli 2025 merupakan salah satu inisiatif pendidikan paling ambisius pemerintah saat ini. Dengan target membangun 200 sekolah berasrama gratis di tahun pertama, program ini bertujuan memberikan pemerataan akses pendidikan sekaligus penanggulangan kemiskinan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Namun, di balik tujuan mulia tersebut, muncul pertanyaan mendasar: apakah implementasi program ini sudah matang ataukah masih memerlukan kajian lebih mendalam? Kalau menurut Prof Yassierli selaku menaker memberikan suatu tanggapan bahwa program ini sangat mulia dan sangat bagus.

Akan tetapi penulis disini memberikan suatu notif kepada para pakar yang mengatakan bahwa program ini sangat bagus, notifnya ialah program ini memerlukan kajian yang sangat mendalam atau komprehensif, kalau kita lihat dari perspektif tujuannya memang sangat-sangat bagus, inisiatif yang luar biasa bagi pemerintah saat ini akan tetapi dari segi implementasi rakyat masih bertanya-tanya?

Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil dan keluarga kurang mampu.

Konsep sekolah berasrama gratis dengan fasilitas lengkap dapat menjadi solusi efektif untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan, akan tetapi konsepan seperti ini seakan-akan bahwasanya seseorang dengan berijazah tinggi akan menjadi sukses padahal???

Visi untuk menciptakan generasi yang tidak hanya terdidik secara akademis tetapi juga memiliki keterampilan hidup dan karakter yang kuat adalah sebuah idealisme yang perlu didukung. Namun, implementasi program besar-besaran seperti ini memerlukan persiapan yang sangat matang. Meskipun pemerintah mengklaim bahwa renovasi Sekolah Rakyat Tahap I sudah mencapai 83 persen secara nasional, pertanyaan mendasar tetap muncul: apakah kesiapan infrastruktur fisik saja sudah cukup?

Sebuah program pendidikan yang komprehensif memerlukan persiapan yang jauh lebih kompleks, mulai dari kurikulum, tenaga pengajar berkualitas, sistem manajemen sekolah, hingga mekanisme pengawasan dan evaluasi yang efektif.

Kritik dari berbagai kalangan akademisi dan praktisi pendidikan patut menjadi bahan pertimbangan serius. Pakar dari Universitas Gadjah Mada menyatakan bahwa program ini tidak mendesak dan sebaiknya difokuskan terlebih dahulu di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Kritik ini mengangkat isu prioritas yang sangat relevan. Mengapa membangun sekolah baru ketika masih banyak sekolah dasar eksisting yang kurang pemberdayaan bahkan terbengkalai? Logika ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi infrastruktur pendidikan saat ini sebelum ekspansi program baru.

Keraguan masyarakat terhadap program ini juga tidak bisa diabaikan begitu saja. Skeptisisme ini muncul bukan tanpa alasan, mengingat masih banyak sekolah eksisting yang memerlukan perhatian serius. Alih-alih membangun sekolah baru, mungkin lebih efektif jika pemerintah fokus pada perbaikan dan penguatan sekolah yang sudah ada. Pendekatan ini bisa memberikan dampak yang lebih luas dan merata bagi sistem pendidikan nasional secara keseluruhan.

Aspek komunikasi publik juga menjadi perhatian tersendiri. Kontroversi seputar nama Sekolah Rakyat yang mengingatkan pada era penjajahan Belanda menunjukkan perlunya sensitivitas dalam aspek branding dan komunikasi. Detail seperti ini, meskipun tampak sepele, dapat mempengaruhi persepsi dan dukungan masyarakat terhadap program ini. Komunikasi yang efektif dan sensitif terhadap konteks sejarah sangat penting untuk membangun legitimasi dan dukungan publik.

Tantangan implementasi yang paling krusial adalah memastikan keberlanjutan dan kualitas program. Membangun sekolah adalah satu hal, namun mempertahankan standar pendidikan yang tinggi dalam jangka panjang adalah tantangan yang jauh lebih kompleks. Diperlukan sistem monitoring dan evaluasi yang ketat, mekanisme penjaminan mutu yang konsisten, dan komitmen jangka panjang dari pemerintah untuk memastikan program ini tidak hanya menjadi proyek sesaat.

Dari perspektif kebijakan publik, pendekatan yang lebih bijaksana adalah melakukan pilot project terbatas di beberapa daerah prioritas sebelum ekspansi nasional. Melalui pendekatan bertahap ini, pemerintah dapat mengidentifikasi tantangan implementasi, melakukan perbaikan sistem, dan memastikan bahwa model yang dikembangkan benar-benar efektif sebelum direplikasi secara massal. Hal ini sejalan dengan prinsip evidence-based policy yang mengutamakan data dan bukti empiris dalam pengambilan keputusan.

Evaluasi mendalam terhadap infrastruktur pendidikan eksisting juga menjadi prasyarat penting. Kajian komprehensif tentang kebutuhan sebenarnya di lapangan, analisis gap antara supply dan demand, serta pemetaan daerah prioritas akan membantu memastikan bahwa sumber daya yang terbatas dapat dialokasikan secara optimal. Pendekatan ini akan lebih efektif dibandingkan pendekatan yang bersifat top-down tanpa mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.

Program Sekolah Rakyat pada dasarnya adalah inisiatif yang patut diapresiasi dari segi niat dan visi. Namun, seperti halnya program besar lainnya, kesuksesan akan sangat bergantung pada kualitas perencanaan, implementasi yang hati-hati, dan kemampuan adaptasi berdasarkan pembelajaran di lapangan. Kehati-hatian dalam pelaksanaan bukan berarti penolakan terhadap program ini, melainkan upaya untuk memastikan bahwa program tersebut benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga

Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

6 May 2026
Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

24 April 2026
WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

23 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026

Dalam konteks pembangunan pendidikan nasional, yang dibutuhkan bukan hanya program yang ambisius tetapi juga program yang berkelanjutan dan berdampak nyata. Program Sekolah Rakyat memiliki potensi besar untuk menjadi game changer dalam dunia pendidikan Indonesia, namun realisasi potensi tersebut memerlukan persiapan yang matang, implementasi yang terukur, dan komitmen jangka panjang dari semua pihak yang terlibat. Hanya dengan pendekatan yang komprehensif dan hati-hati, program ini dapat menjadi warisan positif bagi generasi mendatang.

Sekolah Rakyat ini masih memerlukan kajian yang komprehensif.

Oleh: Noval Sahori.

    Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
    Kirim Berita Media Wanita
    Previous Post

    Empat Tim Mahasiswa Fakultas Pertanian UNILA Raih Pendanaan PKM 2025: Inovasi Tematik Berdampak Nyata

    Next Post

    Fenomena Squid Game: Antara Hiburan, Kritik Sosial, dan Ancaman Moral

    Noval Sahori

    Noval Sahori

    Related Posts

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    Next Post
    Squid Game S3 (L to R) Kang Ae-sim as Geum-ja, Jo Yu-ri as Jun-hee in Squid Game S3 Cr. No Ju-han/Netflix © 2025

    Fenomena Squid Game: Antara Hiburan, Kritik Sosial, dan Ancaman Moral

    Dusun Bedil Wetan, Desa Semin x Politeknik Kesehatan TNI AU Adisutjipto

    Edukasi DAGUSIBU Oleh Mahasiwa dan Dosen Politeknik Kesehatan TNI AU Adisutjipto

    IMG 20250706 130137

    SD El Haqqa Quranic School, Sekolah Nyaman dengan Kedisiplinan dan Tanpa Tong Sampah

    Pendidikan

    Pendidikan Indonesia Belum Merata: Tantangan, Penyebab, dan Jalan Keluar Menuju Keadilan Pendidikan

    RayJit

    Biodata & profil RFJ yaitu RayJit ( Rayhan faadhillah jitra )

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan
    Berita Utama

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    by Redaksi
    6 May 2026
    0

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan...

    Read moreDetails
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Lapas Bengkulu, Warga Binaan, Senam Pagi, Pembinaan WBP, Kesehatan WBP, Pemasyarakatan, Pola Hidup Sehat, Lapas Indonesia

    Tingkatkan Kesehatan, Lapas Bengkulu Gelar Senam Pagi untuk WBP

    6 May 2026
    IMG 20260506 WA0075 1

    Mahasiswa IBAMA Antusias Ikuti Clinic Coaching Penulisan Karya Ilmiah

    6 May 2026
    193feaaf 1ef1 4e8a ae09 366c11025a4e

    Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan, Rutan Bengkulu Optimalkan Pelatihan di Rubero Barbershop

    6 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 06 at 10.42.131

    Lapas Mojokerto Ikuti Kegiatan Virtual Transformasi Sistem Pemasyarakatan

    6 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 06 at 10.04.06

    Rutan Bengkulu Tingkatkan Pengawasan Dapur, Pastikan Makanan WBP Sehat, Higienis, dan Berkualitas

    6 May 2026
    b8355fc9 2e24 45da 8dd0 bd70cbb2c5d3

    Meneladani Pengorbanan Nabi Ibrahim AS, Rutan Bengkulu Perkuat Pembinaan Kerohanian Bersama Kemenag Bengkulu

    6 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita