Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu melaksanakan kegiatan panen pakcoy hasil budidaya warga binaan, Sabtu (03/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif.
Panen pakcoy dilakukan di area kebun lapas yang dikelola secara mandiri oleh warga binaan di bawah bimbingan petugas. Hasil panen menunjukkan kualitas yang baik dan siap dimanfaatkan, baik untuk konsumsi internal maupun sebagai bentuk pembelajaran kewirausahaan sederhana.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mental, kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian warga binaan.
“Melalui kegiatan pertanian seperti ini, warga binaan dilatih untuk memiliki keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi, sehingga dapat menjadi bekal positif saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Program budidaya pakcoy ini sejalan dengan komitmen Lapas Perempuan Bengkulu dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung program pemasyarakatan yang berorientasi pada reintegrasi sosial.
Dengan adanya kegiatan panen ini, diharapkan warga binaan semakin termotivasi untuk mengikuti berbagai program pembinaan yang ada, serta mampu mengembangkan potensi diri secara optimal selama menjalani masa pidana.


























