Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu kembali melaksanakan kegiatan Pesantren Kilat bagi warga binaan dengan menggelar sosialisasi bertema “Hubungan Puasa dengan Pengendalian Emosi.” Sabtu (28/02).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa ibadah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, pengendalian diri, serta kemampuan mengelola emosi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sosialisasi tersebut, warga binaan diajak memahami makna puasa sebagai sarana pembinaan kepribadian dan pembentukan karakter yang lebih baik.
Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak merefleksikan bagaimana puasa dapat menjadi momentum untuk menahan amarah, menghindari konflik, serta meningkatkan sikap empati dan toleransi terhadap sesama. Diskusi berlangsung interaktif dan penuh antusiasme.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan semakin mampu mengendalikan emosi, memperbaiki diri, serta menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai bekal dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial di masa mendatang.






















