Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu kembali memfasilitasi pelaksanaan Ibadah Bersama bagi warga binaan beragama Kristen, Sabtu (21/02). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen dalam memenuhi hak-hak kerohanian warga binaan di lingkungan Lapas.
Ibadah yang dilaksanakan berlangsung khidmat dan diikuti oleh 2 warga binaan, didampingi oleh Kasi Kamtib, staf KPLP, serta 4 peserta magang yang beragama Kristen. Rangkaian kegiatan meliputi puji-pujian, doa bersama, dan pembacaan serta perenungan firman Tuhan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu, Suci Winarsih, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan layanan pembinaan kepribadian secara optimal, termasuk dalam aspek kerohanian.
“Setiap warga binaan memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinannya. Kami berkomitmen untuk memastikan hak tersebut terpenuhi dengan baik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ibadah rutin lintas agama, Lapas Perempuan Bengkulu terus mendorong terciptanya suasana pembinaan yang humanis, inklusif, dan berkeadilan sebagai bagian dari sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan pemulihan.





















