Kirim Press Release
Contact Us
  • Login
  • Register
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Seni & Budaya

KSI gelar Tema “Exquisite Indonesia”

Kunjungi Eropa: Kolaborasi Lintas Generasi

7aksara publisher by 7aksara publisher
6 July 2025
in Seni & Budaya
A A
0
vlcsnap 0415 07 30 15h47m26s805
867
SHARES
1.3k
VIEWS
Ada apa 1080 x 2787

Baca Juga

Sendratari Ramayana Purawisata (istimewa)

49 Tahun Ramayana Ballet Purawisata: Konsisten Jaga Warisan Budaya

31 July 2025
1000214257

Dari Beksi ke Gambang Kromong, Pilar Ajak Warga Tangsel Lestarikan Budaya Betawi

26 July 2025
Budaya

Budaya Lokal yang Terlupakan: Krisis Identitas di Kalangan Generasi Muda

22 July 2025
WhatsApp Image 2025 07 04 at 18.57.10

Urgensi Etnopedagogi di Era Modern: Merawat budaya di Tengah Derasnya Arus Globalisasi

4 July 2025
Leaderboard Satu Rumah

 

Jakarta, 6 Juli 2025.  Karsa Seni Indonesia (KSI) kembali mencatatkan prestasi di panggung budaya internasional. Untuk kedua kalinya, pertunjukan bertajuk “Exquisite Indonesia” akan tampil dalam rangkaian International Folklore Festival di Eropa, meliputi, Serbia, North Macedonia, Rumania, dan Polandia. Sebagai pelepasan, KSI menggelar pertunjukan pamit spektakuler di Gedung Pertunjukan Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu malam (5/7) pukul 19.10 WIB.

Pertunjukan ini bukan sekadar pameran budaya,tetapi bukti kolaborasi lintas usia dan latar belakang, dari pelajar, mahasiswa hingga ibu rumah tangga, yang bahu-membahu menyajikan keindahan Nusantara dalam berbagai bentuk tarian tradisi dan kreasi. Salah satu yang paling menyedot perhatian adalah “Ngibit Si Hantu Cinta”, sebuahtari kreasi horor Betawi yang memadukan unsur tradisional, humor, dan kisah cinta anak muda zaman kini.

Dikoreografikan oleh Frank Adam Rorimpandey (Tobby), tarian ini menghadirkan kuntilanak dalam versi tak biasa diperankan oleh para penari pria dengan ekspresi jenaka dan gerak teatrikal, menggambarkan seorang pria yang menyamar menjadi hantu demi menguji kesetiaan kekasihnya. Bukannya takut, si kekasih justru mengajak ‘hantu’ tersebut bercanda. Penonton pun tertawa dan bersorak riang.

Di balik gerak tari, kekuatan musik menjadi elemen penting. Roebby Amung, penata musik pertunjukan ini, mengungkap bahwa seluruh pemusik adalah remaja SMP, SMA, dan SMK hasil seleksi dari ekstrakurikuler di berbagai sekolah. Mereka berlatih secara intensif selama lebih dari enam bulan untuk tampil dalam panggung berskala internasional ini.

24

“Kami ingin anak-anak Indonesia bukan hanya menikmati, tapi juga menghidupkan kembali musik tradisional. Di luar negeri, mereka akan jadi representasi langsung wajah budaya Indonesia,” ujar Roebby.

“Budaya Indonesia itu unik beragam suku, bahasa, agama, tapi bisa bersatu dalam karya seni. Itulah yang membuatnya tak tergantikan di dunia.”

Ketua KSI, Anita Bulan Bintang, turut menyampaikan kebanggaannya atas proses panjang yang dilalui para peserta. “Para penari kita bukan profesional, mereka adalah pelajar, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga. Namun karena latihan yang rutin dan disiplin selama enam bulan, mereka mampu menghadirkan pertunjukan berkualitas dunia.”

Tarian lain yang tak kalah menarik dalam pertunjukan ini meliputi: Nyonya Kebaya, Zapin Bahari, Topeng Jingga, Nandak Payung Jakarta, Tambeng, Hujan Gerimis, Kipas Mandati, Belian Canang, hingga Piring Batabuh dan Galuik Indang. Setiap tarian menggambarkan keragaman Indonesia dari barat hingga timur dalam satu panggung yang harmonis.

Sementara itu, Tobby, sang koreografer, menutup wawancara  dengan sebuah pesan kuat:

 “Saya percaya, melalui seni dan tari, dunia bisa disatukan. Budaya adalah bahasa universal yang melampaui batas negara.”

Dengan semangat yang menyala dan karya yang penuh warna, “Exquisite Indonesia” siap kembali menyuarakan keindahan budaya Indonesia ke mata dunia. Sebuah bentuk diplomasi budaya yang hidup lahir dari tanah air, dan menginspirasi dunia ujar Ninik L Karim sebagai Pembina KSI, yang tidak bisa hadir, namun menyampaikan pesan untuk semua yang hadir melalui dalam cupilkan video nya.(Budi Sumarno)

Share347Tweet217Share61Pin78SendShare
Banner Publikasi Press Release Gratis
Previous Post

Membangun Karir Hukum: Pengalaman Magang Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang Di Kantor Edan Law Malang

Next Post

Opini Dakwah Dalam Senyum Menggugah Hati Mahasiswa Ditengah Kejenuhan Zaman Melalui Kajian LDK Assalam IAIN Pontianak

7aksara publisher

7aksara publisher

Related Posts

Sendratari Ramayana Purawisata (istimewa)

49 Tahun Ramayana Ballet Purawisata: Konsisten Jaga Warisan Budaya

31 July 2025
1000214257

Dari Beksi ke Gambang Kromong, Pilar Ajak Warga Tangsel Lestarikan Budaya Betawi

26 July 2025
Budaya

Budaya Lokal yang Terlupakan: Krisis Identitas di Kalangan Generasi Muda

22 July 2025
WhatsApp Image 2025 07 04 at 18.57.10

Urgensi Etnopedagogi di Era Modern: Merawat budaya di Tengah Derasnya Arus Globalisasi

4 July 2025
Next Post
IMG 20250704 WA0008

Opini Dakwah Dalam Senyum Menggugah Hati Mahasiswa Ditengah Kejenuhan Zaman Melalui Kajian LDK Assalam IAIN Pontianak

Ndomien

Pondok Es Teler Mas Ndomien Jatipuro Karanganyar, restauran khas kampung manjakan lidah dengan harga murah

c280691a ae51 46ef 977f a6b9643096d9 1

Sertifikasi Halal bagi Pedagang UMKM secara Ekonomi dan Sosial

OR Arbastra BRIN ungkap peran perdagangan rempah dalam pembentukan identitas Kota Padang. (Dok. Istimewa)

OR Arbastra BRIN Ungkap Peran Perdagangan Rempah dalam Pembentukan Identitas Kota Padang

suasana pagi hari di mbulak wilkel

Dari Jalanan minim penerangan, Kini Jadi Wisata Hits! Intip Kisah Perubahan Mbulak Wilkel

Please login to join discussion
Rumah Prabu Half Page
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita