Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto memastikan pelayanan kesehatan bagi warga binaan tetap berjalan optimal selama bulan Ramadan melalui Klinik Pratama Lapas, Rabu (25/2).
Meskipun berada di bulan suci Ramadan, petugas klinik tetap siaga dan memberikan respons cepat terhadap setiap keluhan kesehatan yang disampaikan warga binaan. Pemeriksaan rutin, pelayanan obat, hingga penanganan awal gangguan kesehatan tetap dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur.
Klinik Pratama Lapas Mojokerto sendiri sebelumnya telah berhasil meraih akreditasi paripurna, sebagai bentuk pengakuan atas mutu pelayanan kesehatan yang diberikan. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh petugas untuk terus menjaga kualitas layanan, termasuk di tengah pelaksanaan ibadah puasa.
Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa kesehatan warga binaan menjadi prioritas utama. “Kesehatan warga binaan adalah nomor satu. Kami pastikan selama Ramadan pelayanan tetap maksimal, tidak ada yang terabaikan, dan seluruh petugas harus responsif terhadap setiap keluhan,” tegasnya.
Salah satu warga binaan berinisial AM juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan yang diberikan. “Petugas klinik cepat tanggap ketika kami menyampaikan keluhan. Pelayanannya baik dan kami merasa diperhatikan, apalagi saat menjalankan puasa,” ungkapnya.
Dengan komitmen tersebut, Lapas Mojokerto terus berupaya menjaga hak dasar warga binaan di bidang kesehatan tetap terpenuhi secara optimal, sehingga suasana Ramadan dapat dijalani dengan aman, nyaman, dan tetap dalam kondisi sehat.





















