Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Ketidaksopanan Murid Terhadap Guru: Cermin Lunturnya Nilai Pancasila Dalam Pendidikan.

Lunturnya Etika dalam Dunia Pendidikan

Reynata Hartani by Reynata Hartani
19 May 2025
in Opini
A A
0
images 1 2
863
SHARES
1.3k
VIEWS

Dalam beberapa waktu terakhir ini, banyak sekali media yang menyorot mengenai perilaku murid yang tidak memiliki sopan santun terhadap guru atau tenaga ajar lainnya. Ketidaksopanan ini meliputi beberapa hal yakni berbicara dengan nada tinggi, menggunakan Bahasa yang tidak sopan, mengabaikan instruksi hingga kasus kekerasan baik secara verbal maupun kekerasan secara fisik.  Fenomena ini sangatlah marak terjadi dan bukan menjadi insiden langka.

Guru yang seharusnya menjadi sosok panutan tidak lagi dihormati, ketika hal tersebut terjadi maka ada sesuatu yang keliru dalam pembentukan karakter murid. Krisis ini bukan semata kesalahan individu akan tetapi hal ini juga dapat mencerminkan pudarnya nilai-nilai Pancasila yang seharusnya menjadi dasar dalam membentuk sebuah tingkah laku dan etika dalam sebuah lingkungan pendidikan. Menurunnya etika dan moral murid pada guru hal ini dapat mencerminkan bahwasanya terjadi krisis karakter pada dunia pendidikan. Nilai-nilai Pancasila sebagai sistem etika perlu diimplementasikan secara terus menerus dalam proses pendidikan untuk mempertahankan dan membangun kembali budaya sopan santun saling menghormati pada lingkungan sekolah.

Kasus yang terjadi sebagai contoh seorang siswa SMA di Jawa Timur yang memukul gurunya hanya karena ditegur saat bermain ponsel di kelas dan masih banyak kejadian-kejadian yang serupa lainnya. Kejadian ini secara langsung menunjukkan adanya penurunan mengenai sikap hormat terhadap guru yang seharusnya dihormati dalam pendidikan. Koordinator nasional  jaringan pemantau pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji pada jumat 27 desember 2024 dikutip dari sumber tempo, menyampaikan bahwasanya sebanyak 10,2 persen guru di Indonesia menjadi korban kekerasan.

Kasus kekerasan pada guru ini dilakukan oleh peserta didik, kasus pemukulan oleh orang tua, dan diskriminasi guru. Aduan terhadap perilaku murid yang tidak sopan ini semakin tahun semakin meningkat, sebelumnya pada tahun 2023 terdapat 286 kasus kekerasan di sekolah, angka ini menjadi meningkat hingga sebanyak 573 kasus di sepanjang 2024. Fenomena ini bukan hanya berdampak pada psikologis guru atau pengajar, melainkan akan merusak suasana belajar dan akan menciptakan sebuah keteladanan yang buruk di lingkungan sekolah dan akan menjadikan sebuah perilaku yang lama kelamaan akan dinormalisasi.

Leaderboard Satu Rumah

Tentunya ketidaksopanan murid kepada guru bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor utama yang paling berpengaruh dalam pembentukan karakter anak sebelum masuk ke dalam dunia pendidikan adalah lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga sangatlah berpengaruh karena di sinilah peran orang tua sangatlah penting orang tua yang sebagai guru utama dalam anak harusnya bisa memberikan sebuah pengetahuan mengenai dasar-dasar perilaku sopan santun sebelum anak masuk dalam lingkungan pendidikan. Sebaliknya pola asuh orang tua yang cuek dan tidak peduli akan membentuk karakter anak yang seenaknya tanpa memiliki kontrol yang jelas.

Sebagai orang tua juga hendaklah memiliki waktu luang untuk sekedar bermain bersama anak agar emosi dan perasaan anak dapat teregulasi secara baik. Pada era digitalisasi seperti saat ini dan banyaknya informasi yang dapat di jangkau dengan mudah dan anak cenderung tidak dapat membedakan mana tontonan yang baik dan mana tontonan yang buruk sehingga memiliki kecenderungan untuk menerima informasi secara mentah, sehingga mudah untuk meniru perilaku negatif tanpa memikirkan dampak buruknya. Selain itu mendisiplinkan murid juga bukan hal yang salah, hal itu menjadi benar ketika masih dalam porsi wajarnya.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 03 12 at 11.00.06 1

Polarisasi Digital Dinilai Berpotensi Picu Konflik di Ruang Sosial Nyata

12 March 2026
Gambar: freepik.com

Pisang: Buah Andalan di Lapangan

8 March 2026
POS CERIA

Kombinasi Cerdas Atasi Balita Underweight: Edukasi, Suplementasi, Dan Pola Makan Tepat

6 March 2026
Ilustrasi_Unsplash

Evolusi Peran CEO dalam Lanskap Digital Modern

19 February 2026

Seperti contoh yang sudah dijabarkan menegur murid ketika bermain dengan ponsel saat pembelajaran berlangsung merupakan kewajiban seorang guru dan hak seorang guru untuk diperhatikan pada saat pembelajaran, namun hal yang terjadi setelahnya justru diluar kendali yang dimana guru yang menegur mendapatkan kekerasan secara fisik. Seharusnya murid merasa bahwa dirinya bersalah bukan langsung melakukan tindakan implusif dengan melakukan kekerasan kepada guru tersebut.

Perilaku ini perlu dipertanyakan mengapa hal ini bisa terjadi? Bagaimana dengan tingkat kesopanan murid tersebut kepada guru?. Perilaku tersebut bisa terjadi karena lunturnya nilai-nilai pancasila, mereka cenderung menghafal dan tidak mendalami makna serta tidak menerapkan nila-nilia tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan perilaku yang tidak sopan dan minim etika pada pendidikan terpaut dengan pancasila sila ke 2 yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta sila ke 5 yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal yang dilakukan oleh murid tersebut sangatlah tidak dapat dibenarkan, daripada melakukan tindakan implusif dengan melakukan kekerasan secara fisik, lebih baik simpan ponsel dan dengarkan penjelasan guru yang ada di depan. Bak kata pepatah adab dulu baru ilmu, yang memiliki makna yang sangat dalam bahwa etika dan akhlak yang baik adalah fondasi yang penting bagi keberkahan dan manfaat ilmu yang didapatkan, serta untuk menghindari kesombongan dan penyalahgunaan ilmu.

Ketidaksopanan murid terhadap guru merupakan sebuah topik dan masalah yang serius, mencerminkan nilai-nilai moral dan etika yang ditinggalkan dan merosot dalam dunia pendidikan. Ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi salah satunya yakni pola asuh keluarga, pengaruh dari media sosial, tidak bisa menyaring informasi dengan baik dan cenderung ditelan secara mentah.

Orang berilmu belum tentu memiliki adab yang baik akan tetapi orang beradab dan beretika pasti memiliki ilmu yang baik. Untuk mengatasi masalah ini agar tidak berlanjut dan tidak dinormalisasikan perlu adanya pembinaan mengenai karakter dan pembentukan etika dari seluruh pihak, baik keluarga, masyarakat, lingkungan sekolah dan lain lain. Dengan demikian karakter dan etika peserta didik dapat berangsur-angsur menjadi lebih baik dan tercapainya generasi penerus bangsa yang tumbuh menjadi pribadi yang beradab dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur  bangsa.

Share345Tweet216Share60Pin78SendShare
Banner Publikasi Press Release Gratis
Previous Post

Mahasiswa KKM UIN Malang Gelar Sosialisasi Parenting Bersama Ibu-Ibu PKK RT 03 Desa Turen

Next Post

WIKA Beton dan BEM UI Kolaborasi untuk Pendidikan

Reynata Hartani

Reynata Hartani

Related Posts

WhatsApp Image 2026 03 12 at 11.00.06 1

Polarisasi Digital Dinilai Berpotensi Picu Konflik di Ruang Sosial Nyata

12 March 2026
Gambar: freepik.com

Pisang: Buah Andalan di Lapangan

8 March 2026
POS CERIA

Kombinasi Cerdas Atasi Balita Underweight: Edukasi, Suplementasi, Dan Pola Makan Tepat

6 March 2026
Ilustrasi_Unsplash

Evolusi Peran CEO dalam Lanskap Digital Modern

19 February 2026
Next Post
WIKA Beton & BEM UI

WIKA Beton dan BEM UI Kolaborasi untuk Pendidikan

Apikmen

Batik Lokal 'Apikmen' dari UMK Academy Pertamina Go Global Dubai dan Sydney

Listrik SuperSUN Hadir di Pulau Satangnga, Hidupkan Denyut Kehidupan Warga

Listrik SuperSUN Hadir di Pulau Satangnga, Hidupkan Denyut Kehidupan Warga

Ekraf

Menteri Ekraf Bersama APINDO dan KADIN Bangun Sinergi Tingkatkan Ekonomi Kreatif

Minyak

Menteri Bahlil Memohon Restu Presiden Mengevaluasi Izin Lapangan Minyak yang Terlantar

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026 03 14 at 21.09.31

LPP Bengkulu Gelar Shalat Tarawih dan Tadarus Al-Qur’an Hari Ke-25

14 March 2026
IMG 20250121 WA0005

Pelajar SMKN 5 Palembang Berusia 17 Tahun Temukan Celah Keamanan di Situs Pemerintah, Miliki 10 Sertifikat IT Internasional

14 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 14 at 17.23.161

Lapas Bandanaira Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan Lewat Safari Ramadan

14 March 2026
IMG 20260314 WA0001

Tanamkan Nilai Kehidupan Sederhana, Lapas Mojokerto Gelar Pesantren Kilat Ramadhan

14 March 2026
6e17855c 104c 4d9f b52c bdbd43f8183a

Karutan Bengkulu Pimpin Rapat Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM Tahun 2026

14 March 2026
af706df9 7d18 4a3d b7c3 5c962e619621

Perkuat Transparansi dan Kebersamaan, Rutan Bengkulu Gelar Rapat Anggota Tahunan Koperasi

14 March 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

PS DSA Square
  • Privacy Policy
  • Panduan Komunitas Pelataran
  • Syarat dan Ketentuan Pelataran
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita