Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada warga binaan, khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia). Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga binaan lansia, petugas Lapas Bengkulu melaksanakan kegiatan pembagian extra fooding di Blok C (Blok Raharjo), Sabtu (4/7).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh perawat Lapas Bengkulu yang didampingi Komandan Jaga. Dalam kegiatan tersebut, para warga binaan kategori lansia menerima tambahan asupan gizi berupa Energen dan roti sebagai upaya menjaga kondisi fisik, meningkatkan stamina, serta memperkuat daya tahan tubuh mereka.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menyampaikan bahwa pemberian extra fooding merupakan bagian dari komitmen Lapas Bengkulu dalam memenuhi hak-hak dasar warga binaan, khususnya pelayanan kesehatan bagi kelompok rentan seperti lansia.
Menurutnya, warga binaan lanjut usia memerlukan perhatian khusus karena kondisi fisik yang berbeda dibandingkan warga binaan lainnya. Oleh sebab itu, pemenuhan kebutuhan gizi menjadi salah satu langkah preventif untuk menjaga kesehatan mereka selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga binaan, termasuk lansia yang membutuhkan perhatian lebih. Melalui pemberian extra fooding ini diharapkan kesehatan, stamina, dan daya tahan tubuh mereka tetap terjaga sehingga dapat mengikuti program pembinaan dengan baik,” ujar Julianto.
Selain sebagai bentuk pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi wujud implementasi pemasyarakatan yang humanis dengan mengedepankan aspek kepedulian dan kesejahteraan warga binaan. Petugas kesehatan secara rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi warga binaan lansia agar kebutuhan medis maupun nutrisi mereka dapat terpenuhi secara optimal.
Lapas Kelas IIA Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui berbagai program preventif, promotif, dan kuratif guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, serta mendukung proses pembinaan yang berkelanjutan.



















