Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Di Balik Fintech yang Serba Cepat:

Siapa Sebenarnya yang Mengendalikan Dompet Kita?

Vinsensius, S.Fil., M.M. by Vinsensius, S.Fil., M.M.
16 November 2025
in Opini
A A
0
Fintech
858
SHARES
1.2k
VIEWS

 

Fintech telah mengubah cara kita berhubungan dengan uang. Aplikasi pembayaran, dompet digital, dan platform pinjaman kini menjadi bagian dari rutinitas harian. Namun perubahan terbesar sesungguhnya bukan terjadi pada teknologi, melainkan pada perilaku manusia saat berhadapan dengan uang yang tak lagi berbentuk fisik. Di sinilah perilaku keuangan (behavioral finance) menunjukkan betapa emosi dan impuls sering lebih dominan daripada logika.

Fenomena yang kini sedang viral—mulai dari “paylater untuk gaya hidup”, tagihan menumpuk karena FOMO belanja 11.11 dan 12.12, sampai kasus anak muda yang terjebak pinjol karena kebutuhan konsumtif—menunjukkan bagaimana teknologi mempercepat keputusan keuangan yang sesaat. Di aplikasi, satu gesekan layar terasa tidak berarti, padahal itu adalah keputusan finansial yang sesungguhnya. Ketika diskon berkedip dan notifikasi cashback muncul, bias kognitif seperti present bias dan overconfidence bekerja tanpa kita sadari.

Fintech memang menawarkan kecepatan, tetapi kecepatan inilah yang menjadi ujian mentalitas keuangan kita. Banyak orang merasa berani meminjam karena prosesnya mudah. Banyak pula yang merasa lebih “kaya” karena saldo e-wallet terlihat penuh, padahal itu hanya uang yang diparkir sementara. Dalam behavioral finance, ini dikenal sebagai money illusion—ketika tampilan digital membuat kita lupa bahwa uang tetaplah uang, meski bentuknya berubah.

Di sisi lain, fintech juga membawa manfaat besar. Usaha mikro mendapat akses pembiayaan dengan lebih cepat. Anak muda bisa mulai berinvestasi tanpa modal besar. Fitur-fitur seperti pencatatan transaksi otomatis memberi gambaran kesehatan keuangan yang dulu sulit dilakukan secara manual. Namun semua manfaat itu berubah menjadi risiko ketika tidak dibarengi kemampuan mengontrol diri. Aplikasi investasi yang tampilannya “ramah dan lucu” sering membuat investor pemula meneken tombol beli hanya karena melihat grafik hijau—sebuah bias herding yang sudah banyak memakan korban, terutama ketika saham atau aset digital sedang viral.

Fenomena konten “flexing finansial” di media sosial juga tak kalah memengaruhi. Banyak orang membeli barang mahal atau mengambil paylater demi citra, bukan kebutuhan. Kehidupan orang lain yang tampak mewah mendorong rasa iri, yang dalam teori perilaku keuangan disebut relative deprivation: merasa kurang hanya karena membandingkan diri dengan orang lain. Padahal, banyak dari “kemewahan” itu belum tentu dibayar tunai. Bahkan tak jarang merupakan hasil utang.

Namun fintech bukan musuh. Masalah utama justru ada pada bagaimana kita mengelola diri ketika teknologi membuat segalanya terasa instan. Solusinya bukan menjauhi aplikasi, melainkan membekali diri dengan manajemen keuangan yang lebih matang. Ada beberapa langkah yang dapat menyeimbangkan antara teknologi dan kedisiplinan.

Pertama, tetapkan anggaran khusus untuk transaksi digital. Pisahkan dana kebutuhan pokok, tabungan, dan “uang main” yang boleh dipakai untuk belanja impulsif. Ini mengurangi risiko kebablasan ketika diskon atau promo muncul.

Kedua, aktifkan fitur pengingat tagihan dan batasi limit paylater atau kartu kredit digital. Kendali batas jauh lebih efektif daripada niat semata.

Ketiga, tanamkan prinsip jeda 24 jam sebelum membeli barang yang tidak mendesak. Waktu jeda terbukti mampu meredam keputusan impulsif yang dipicu FOMO belanja.

Baca Juga

IMG 20260503 210051 902 2

mengelola uang dengan bijak

4 May 2026
IMG 3417

Analisis Keterkaitan Perkembangan Ekonomi Di Indonesia

4 May 2026
Manajemen Operasional

Strategi Manajemen Operasional untuk Mencapai Efisiensi Produksi

4 May 2026
Kelangkaan Barang

Kelangkaan Barang: Tantangan Ekonomi yang Menghantui

3 May 2026

Keempat, edukasi diri sebelum berinvestasi. Selalu mulai dari produk berisiko rendah, pahami profil risiko pribadi, dan hindari keputusan hanya karena melihat sesuatu sedang viral di TikTok atau X.

Fintech telah memudahkan hidup, tetapi hanya literasi dan disiplin yang bisa menyelamatkan kita dari jebakan inovasi itu sendiri. Di era di mana dompet berpindah ke genggaman, kebiasaan keuangan yang sehat tetap harus bertumpu pada hal-hal sederhana: mengatur, menahan diri, dan berpikir sebelum menekan tombol “beli sekarang”. Dengan fondasi manajemen keuangan yang kuat, fintech bukan lagi ancaman, tetapi menjadi alat yang benar-benar membantu masa depan finansial kita.

    Tags: Fintech
    Share343Tweet215Share60Pin77SendShare
    Kirim Berita Media Wanita
    Previous Post

    Rapat Koordinasi Digelar, Final Rantau Cup Siap Hattrick Meriah

    Next Post

    “IMIPAS PEDULI 2025: Lapas Arga Makmur Gelar Pengobatan Gratis untuk Puluhan Warga dan Keluarga WBP”

    Vinsensius, S.Fil., M.M.

    Vinsensius, S.Fil., M.M.

    Dosen Akademi Keuangan dan Perbankan Grha Arta Khatulistiwa Pontianak

    Related Posts

    IMG 20260503 210051 902 2

    mengelola uang dengan bijak

    4 May 2026
    IMG 3417

    Analisis Keterkaitan Perkembangan Ekonomi Di Indonesia

    4 May 2026
    Manajemen Operasional

    Strategi Manajemen Operasional untuk Mencapai Efisiensi Produksi

    4 May 2026
    Kelangkaan Barang

    Kelangkaan Barang: Tantangan Ekonomi yang Menghantui

    3 May 2026
    Next Post
    IMG 20251116 WA0218

    “IMIPAS PEDULI 2025: Lapas Arga Makmur Gelar Pengobatan Gratis untuk Puluhan Warga dan Keluarga WBP”

    IMG 20251116 WA0210

    Lapas Arga Makmur Gelar Donor Darah IMIPAS PEDULI 2025, Kumpulkan 16 Kantong Darah untuk Kemanusiaan

    IMG 20251116 WA0143

    Lapas Arga Makmur Salurkan 100 Paket Bansos dalam Bakti Sosial IMIPAS PEDULI 2025 untuk Keluarga WBP dan Masyarakat

    WhatsApp Image 2025 11 17 at 09.31.24

    Akrab dan Humanis, Kepala dan Jajaran LPKA Bengkulu Troling Blok Sapa Anak Binaan

    Lapas Bengkulu, Pembebasan Warga Binaan, Sujud Syukur, Reintegrasi Sosial, Kemenkumham, Pemasyarakatan, Pembebasan Bersyarat, Berita Bengkulu, Human Interest

    Sujud Syukur Warnai Pembebasan 10 Warga Binaan Lapas Bengkulu

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan
    Berita Utama

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    by Redaksi
    6 May 2026
    0

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan...

    Read moreDetails
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Lapas Bengkulu, Warga Binaan, Senam Pagi, Pembinaan WBP, Kesehatan WBP, Pemasyarakatan, Pola Hidup Sehat, Lapas Indonesia

    Tingkatkan Kesehatan, Lapas Bengkulu Gelar Senam Pagi untuk WBP

    6 May 2026
    IMG 20260506 WA0075 1

    Mahasiswa IBAMA Antusias Ikuti Clinic Coaching Penulisan Karya Ilmiah

    6 May 2026
    193feaaf 1ef1 4e8a ae09 366c11025a4e

    Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan, Rutan Bengkulu Optimalkan Pelatihan di Rubero Barbershop

    6 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 06 at 10.42.131

    Lapas Mojokerto Ikuti Kegiatan Virtual Transformasi Sistem Pemasyarakatan

    6 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 06 at 10.04.06

    Rutan Bengkulu Tingkatkan Pengawasan Dapur, Pastikan Makanan WBP Sehat, Higienis, dan Berkualitas

    6 May 2026
    b8355fc9 2e24 45da 8dd0 bd70cbb2c5d3

    Meneladani Pengorbanan Nabi Ibrahim AS, Rutan Bengkulu Perkuat Pembinaan Kerohanian Bersama Kemenag Bengkulu

    6 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan TONNY NAINGGOLAN
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita