Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Di Balik Fintech yang Serba Cepat:

Siapa Sebenarnya yang Mengendalikan Dompet Kita?

Vinsensius, S.Fil., M.M. by Vinsensius, S.Fil., M.M.
16 November 2025
in Opini
A A
0
Fintech
857
SHARES
1.2k
VIEWS

 

Fintech telah mengubah cara kita berhubungan dengan uang. Aplikasi pembayaran, dompet digital, dan platform pinjaman kini menjadi bagian dari rutinitas harian. Namun perubahan terbesar sesungguhnya bukan terjadi pada teknologi, melainkan pada perilaku manusia saat berhadapan dengan uang yang tak lagi berbentuk fisik. Di sinilah perilaku keuangan (behavioral finance) menunjukkan betapa emosi dan impuls sering lebih dominan daripada logika.

Fenomena yang kini sedang viral—mulai dari “paylater untuk gaya hidup”, tagihan menumpuk karena FOMO belanja 11.11 dan 12.12, sampai kasus anak muda yang terjebak pinjol karena kebutuhan konsumtif—menunjukkan bagaimana teknologi mempercepat keputusan keuangan yang sesaat. Di aplikasi, satu gesekan layar terasa tidak berarti, padahal itu adalah keputusan finansial yang sesungguhnya. Ketika diskon berkedip dan notifikasi cashback muncul, bias kognitif seperti present bias dan overconfidence bekerja tanpa kita sadari.

Fintech memang menawarkan kecepatan, tetapi kecepatan inilah yang menjadi ujian mentalitas keuangan kita. Banyak orang merasa berani meminjam karena prosesnya mudah. Banyak pula yang merasa lebih “kaya” karena saldo e-wallet terlihat penuh, padahal itu hanya uang yang diparkir sementara. Dalam behavioral finance, ini dikenal sebagai money illusion—ketika tampilan digital membuat kita lupa bahwa uang tetaplah uang, meski bentuknya berubah.

Banner Publikasi Press Release Gratis

Di sisi lain, fintech juga membawa manfaat besar. Usaha mikro mendapat akses pembiayaan dengan lebih cepat. Anak muda bisa mulai berinvestasi tanpa modal besar. Fitur-fitur seperti pencatatan transaksi otomatis memberi gambaran kesehatan keuangan yang dulu sulit dilakukan secara manual. Namun semua manfaat itu berubah menjadi risiko ketika tidak dibarengi kemampuan mengontrol diri. Aplikasi investasi yang tampilannya “ramah dan lucu” sering membuat investor pemula meneken tombol beli hanya karena melihat grafik hijau—sebuah bias herding yang sudah banyak memakan korban, terutama ketika saham atau aset digital sedang viral.

Fenomena konten “flexing finansial” di media sosial juga tak kalah memengaruhi. Banyak orang membeli barang mahal atau mengambil paylater demi citra, bukan kebutuhan. Kehidupan orang lain yang tampak mewah mendorong rasa iri, yang dalam teori perilaku keuangan disebut relative deprivation: merasa kurang hanya karena membandingkan diri dengan orang lain. Padahal, banyak dari “kemewahan” itu belum tentu dibayar tunai. Bahkan tak jarang merupakan hasil utang.

Namun fintech bukan musuh. Masalah utama justru ada pada bagaimana kita mengelola diri ketika teknologi membuat segalanya terasa instan. Solusinya bukan menjauhi aplikasi, melainkan membekali diri dengan manajemen keuangan yang lebih matang. Ada beberapa langkah yang dapat menyeimbangkan antara teknologi dan kedisiplinan.

Pertama, tetapkan anggaran khusus untuk transaksi digital. Pisahkan dana kebutuhan pokok, tabungan, dan “uang main” yang boleh dipakai untuk belanja impulsif. Ini mengurangi risiko kebablasan ketika diskon atau promo muncul.

Kedua, aktifkan fitur pengingat tagihan dan batasi limit paylater atau kartu kredit digital. Kendali batas jauh lebih efektif daripada niat semata.

Ketiga, tanamkan prinsip jeda 24 jam sebelum membeli barang yang tidak mendesak. Waktu jeda terbukti mampu meredam keputusan impulsif yang dipicu FOMO belanja.

Baca Juga

menabung

Menabung sebagai Cara Pelan Anak Muda Merawat Masa Depan

20 January 2026
IMG 20260107 WA0040

Di Antara Status Korban dan Tersangka: Yak Widhi Membaca Kekerasan, Kekuasaan, dan Ujian Integritas Hukum

9 January 2026
IMG 20251216 WA0022

Tantangan dan Solusi dalam mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas di Indonesia

19 December 2025
WhatsApp Image 2025 12 15 at 23.23.50 82f862b6

MBG di Susukan 01 Dorong Ekonomi Warga Lewat Lapangan Kerja dan UMKM Lokal

16 December 2025

Keempat, edukasi diri sebelum berinvestasi. Selalu mulai dari produk berisiko rendah, pahami profil risiko pribadi, dan hindari keputusan hanya karena melihat sesuatu sedang viral di TikTok atau X.

Fintech telah memudahkan hidup, tetapi hanya literasi dan disiplin yang bisa menyelamatkan kita dari jebakan inovasi itu sendiri. Di era di mana dompet berpindah ke genggaman, kebiasaan keuangan yang sehat tetap harus bertumpu pada hal-hal sederhana: mengatur, menahan diri, dan berpikir sebelum menekan tombol “beli sekarang”. Dengan fondasi manajemen keuangan yang kuat, fintech bukan lagi ancaman, tetapi menjadi alat yang benar-benar membantu masa depan finansial kita.

Tags: Fintech
Share343Tweet214Share60Pin77SendShare
Leaderboard apa apa
Previous Post

Rapat Koordinasi Digelar, Final Rantau Cup Siap Hattrick Meriah

Next Post

“IMIPAS PEDULI 2025: Lapas Arga Makmur Gelar Pengobatan Gratis untuk Puluhan Warga dan Keluarga WBP”

Vinsensius, S.Fil., M.M.

Vinsensius, S.Fil., M.M.

Dosen Akademi Keuangan dan Perbankan Grha Arta Khatulistiwa Pontianak

Related Posts

menabung

Menabung sebagai Cara Pelan Anak Muda Merawat Masa Depan

20 January 2026
IMG 20260107 WA0040

Di Antara Status Korban dan Tersangka: Yak Widhi Membaca Kekerasan, Kekuasaan, dan Ujian Integritas Hukum

9 January 2026
IMG 20251216 WA0022

Tantangan dan Solusi dalam mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas di Indonesia

19 December 2025
WhatsApp Image 2025 12 15 at 23.23.50 82f862b6

MBG di Susukan 01 Dorong Ekonomi Warga Lewat Lapangan Kerja dan UMKM Lokal

16 December 2025
Next Post
IMG 20251116 WA0218

“IMIPAS PEDULI 2025: Lapas Arga Makmur Gelar Pengobatan Gratis untuk Puluhan Warga dan Keluarga WBP”

IMG 20251116 WA0210

Lapas Arga Makmur Gelar Donor Darah IMIPAS PEDULI 2025, Kumpulkan 16 Kantong Darah untuk Kemanusiaan

IMG 20251116 WA0143

Lapas Arga Makmur Salurkan 100 Paket Bansos dalam Bakti Sosial IMIPAS PEDULI 2025 untuk Keluarga WBP dan Masyarakat

WhatsApp Image 2025 11 17 at 09.31.24

Akrab dan Humanis, Kepala dan Jajaran LPKA Bengkulu Troling Blok Sapa Anak Binaan

Lapas Bengkulu, Pembebasan Warga Binaan, Sujud Syukur, Reintegrasi Sosial, Kemenkumham, Pemasyarakatan, Pembebasan Bersyarat, Berita Bengkulu, Human Interest

Sujud Syukur Warnai Pembebasan 10 Warga Binaan Lapas Bengkulu

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

IMG 20260126 WA0063

Lapas Bandanaira Geladah Blok Hunian, Amankan Barang Terlarang ‎

26 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 26 at 12.44.53

Dukung Implementasi KUHP Nasional, Kakanwil Ditjenpas Jatim Bersama Kalapas Mojokerto Tinjau Lokasi Rencana Bapas Mojokerto

26 January 2026
Lapas Bengkulu, Isra Mi’raj, Pembinaan Keagamaan, Warga Binaan, IKADI Bengkulu, Masjid An-Nur, Tausiah Islam, Pembinaan Kepribadian, Pemasyarakatan, Ditjenpas

Warga Binaan Lapas Bengkulu Dapat Tausiah Isra Mi’raj dari IKADI

26 January 2026
Lapas Bengkulu, LPK Berijo, Pembinaan Warga Binaan, Kemandirian Narapidana, Kegiatan Warga Binaan, Pemasyarakatan, Ditjenpas, Reintegrasi Sosial

Pembinaan Kemandirian di LPK Berijo Lapas Bengkulu Dorong Warga Binaan Lebih Berdaya

26 January 2026
Lapas Bengkulu, Kalapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, Blok Hunian, Pembinaan Warga Binaan, Pemasyarakatan, Kemenkumham, Ditjenpas, Humanis

Kalapas Bengkulu Tinjau Blok Hunian dan Beri Motivasi Warga Binaan

26 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 26 at 08.53.39 1

LPP Bengkulu Gelar Kegiatan Menonton Tausiah bagi Warga Binaan

26 January 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Square Media Wanita
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita