Bengkulu – Upaya memperkuat kualitas pelayanan pemasyarakatan terus dilakukan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu. Kali ini, Bapas Kelas I Bengkulu mengikuti Sosialisasi Nasional Penginputan Data Laporan Pendampingan secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (3/2/2026), sebagai langkah strategis memastikan layanan pembimbingan bagi masyarakat berjalan semakin profesional dan transparan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bapas Kelas I Bengkulu ini diikuti langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Yusep Antonius, bersama jajaran pejabat struktural, Pembimbing Kemasyarakatan (PK), serta operator pengelolaan data. Sosialisasi membahas tata cara penginputan laporan pendampingan klien pemasyarakatan melalui aplikasi bimkemas.web.id, sistem resmi yang digunakan secara nasional oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Yusep Antonius, menegaskan bahwa penguatan sistem pelaporan pendampingan memiliki dampak langsung bagi masyarakat. “Data pendampingan yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Ini penting agar pembimbingan klien berjalan efektif, menekan potensi pengulangan tindak pidana, dan pada akhirnya menjaga rasa aman di tengah masyarakat,” tegasnya.
Menurut Yusep, laporan pendampingan yang tertib dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam memastikan setiap klien pemasyarakatan mendapatkan pendampingan yang sesuai kebutuhan. Dengan sistem pelaporan digital yang seragam, proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan lebih cepat dan objektif, sekaligus meningkatkan akuntabilitas kinerja Bapas.
Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaporan pendampingan merupakan wujud nyata transformasi pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan. “Masyarakat berhak mendapatkan layanan yang profesional dan transparan. Sistem ini membantu kami bekerja lebih rapi, terukur, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sosialisasi nasional ini sekaligus menjadi momentum peningkatan kapasitas sumber daya manusia Bapas Kelas I Bengkulu. Para Pembimbing Kemasyarakatan dibekali pemahaman teknis yang sama agar tidak terjadi kesalahan data dan seluruh laporan dapat dipertanggungjawabkan secara nasional.
Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Bengkulu menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang humanis, modern, dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung proses reintegrasi sosial klien serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib.(IH)




















