Banda Naira, INFO_PAS – Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lapas Kelas III Bandanaira mengikuti Seminar Rancangan Aktualisasi yang diselenggarakan oleh Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar, Kamis (9/4).
‎Kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian Pelatihan Dasar (Latsar) bagi lima peserta yang tengah menjalani proses pembentukan kompetensi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Mereka adalah Faden Attamimi, Moh Arif Hentihu, Fritsky Evandro Latukolan, Muhammad Rizky Damara Kaimuddin, dan Teo Cristopher Rupidara. Seminar dilaksanakan secara daring dengan agenda pemaparan rancangan kegiatan aktualisasi di unit kerja masing-masing.
‎Seminar rancangan aktualisasi menjadi salah satu tahapan krusial dalam Latsar CPNS. Melalui kegiatan ini, peserta diberi kesempatan mempresentasikan gagasan dan inovasi yang akan diterapkan untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi.
‎Salah satu peserta Latsar CPNS, Teo Christopher Rupidara, memaparkan Rancangan Aktualisasi berjudul “Optimalisasi Mitigasi Bencana Melalui Pembuatan Jalur Evakuasi dan Edukasi Keselamatan Bagi Warga Binaan di Lapas Kelas III Bandanaira”. Ia menyampaikan optimisme dan keyakinannya bahwa gagasan tersebut dapat berjalan sesuai rencana.
‎”Saya optimis dan percaya diri dengan judul aktualisasi saya. Semoga ide dan gagasan ini dapat terlaksana sesuai jadwal yang telah disusun dan memberikan dampak positif,” Pungkasnya.
‎Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Amier Azan, yang bertindak sebagai mentor untuk kelima CPNS tersebut, menegaskan bahwa seminar rancangan aktualisasi juga menjadi salah satu prasyarat dalam proses pengangkatan status dari CPNS menjadi PNS.
‎”Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan aktualisasi nilai ASN secara nyata,” katanya dalam wawancara singkat seusai seminar.
‎Ia memberikan dukungan penuh agar setiap ide dan solusi strategis yang dipaparkan benar-benar dapat direalisasikan secara berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi organisasi.
‎”Kami sangat mendukung proses aktualisasi ini. Harapannya, hasil dari rancangan kelima peserta dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan dampak langsung bagi pelayanan Pemasyarakatan di Lapas Bandanaira,” ujarnya.
‎Terpisah, Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, berpesan agar peserta untuk serius dan bertanggung jawab atas kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan judul aktualisasi di masa habituasi nanti.
‎”Laksanakan dengan serius agar rancangan yang kalian susun dapat bermanfaat bagi pembaharuan dan kemajuan Lapas Bandanaira ke depan,” pesannya.
‎Seminar rancangan aktualisasi ini diharapkan menjadi titik awal bagi peserta Latsar, khususnya CPNS Lapas Bandanaira untuk mengembangkan kompetensi sebagai ASN yang berdedikasi dalam pelayanan publik. (Humas/LT)




















