Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dengan penuh khidmat di halaman utama lapas. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pegawai ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan para pendiri bangsa dalam membangun persatuan dan kesadaran nasional, Rabu (20/5).
Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini menjadi momentum untuk merepresentasikan semangat menjaga ibu pertiwi di tengah berbagai tantangan zaman dan transformasi yang terus berkembang. Semangat kebangkitan diharapkan mampu menjadi penguat komitmen seluruh insan pemasyarakatan dalam menjaga integritas, profesionalisme, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
Upacara berlangsung tertib dengan rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, hingga penyampaian amanat pembina upacara. Dalam amanatnya disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan pengingat akan pentingnya persatuan, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa.
Kepala Lapas Mojokerto diwakili Kasi Kamtib, menyampaikan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi energi bersama dalam menghadapi tantangan zaman dengan tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan. “Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini mengingatkan kita bahwa menjaga persatuan, integritas, dan semangat pengabdian merupakan bagian penting dalam menjaga kedaulatan negara. Seluruh jajaran harus terus beradaptasi dengan perubahan tanpa meninggalkan jati diri sebagai abdi negara,” tegasnya.
Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini, Lapas Mojokerto meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang kuat, berdaulat, dan mampu menghadapi dinamika perubahan di era modern dengan semangat persatuan dan kebangkitan nasional.




















