Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira mengajarkan baca tulis bagi Warga Binaan, Sabtu (10/1). Program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan dasar literasi Warga Binaan, khususnya bagi Warga Binaan yang masih mengalami keterbatasan dalam membaca dan menulis. Kegiatan ini turut melibatkan peserta magang batch 3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
”Dengan adanya kegiatan baca tulis ini dapat memberikan semangat dan dorongan moral kepada Warga Binaan untuk terus belajar dan mengembangkan diri serta kepribadiannya terutama dalam hal baca dan tulis lantaran tidak mengenyam pendidikan,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Bandanaira, Amier Azan.
Ia menyampaikan pembinaan baca tulis merupakan bagian penting dalam proses pembinaan kepribadian. Tujuannya agar Warga Binaan memiliki bekal kemampuan dasar yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari dan sebagai modal saat kembali ke masyarakat.
”Ini sebagai upaya meningkatkan kemampuan dasar literasi secara berkelanjutan menuju pribadi yang mandiri dan produktif,” jelasnya.
Ditambahkannya, program baca tulis ini juga menjadi alternatif selain program kejar paket yang saat ini belum tersedia di Lapas Bandanaira. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan hak Warga Binaan dalam memperoleh pendidikan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 9 Undang-Undang Pemasyarakatan Nomor 22 Tahun 2022.
Salah satu peserta magang yang memberikan materi, Denada Rifka Netiara menjelaskan kegiatan dilaksanakan dengan metode pembelajaran sederhana dan komunikatif.
”Kami menyesuaikan materi dengan kemampuan masing-masing Warga Binaan agar proses belajar baca tulis dapat dipahami dengan mudah dan berjalan efektif,” katanya.
Sementara itu, salah seorang Warga Binaan, Salmin, mengaku sangat terbantu dengan adanya program baca tulis ini.
”Saya merasa senang bisa ikut belajar. Dulu saya tidak bisa membaca dengan lancar, tapi sekarang mulai bisa mengenal huruf dan kata. Ini membuat saya lebih percaya diri untuk membaca dan menulis,” ungkapnya dengan penuh semangat. (Humas/LT)























