SUKOHARJO, 18 Mei 2026 – Membangun Indonesia yang kuat harus dimulai dari denyut nadi kehidupan masyarakat desa. Semangat inilah yang mendorong Gerakan Terpadu Jaringan Akar Rumput (GENTAR) untuk mengambil langkah proaktif dengan menyelenggarakan “Majelis Kebangsaan Akar Rumput 2026”. Acara konsolidasi publik ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026, bertempat di Pendopo Balai Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.
Tidak sekadar menggelar forum diskusi, GENTAR mendobrak tradisi pergerakan dengan mengedepankan aksi nyata yang langsung menyentuh masyarakat bawah. Mengusung tema “Merajut Kedaulatan dari Tapak Desa: Sinergi Ketahanan Pangan, Koperasi Berdikari, dan Jaminan Sosial sebagai Fondasi Kesejahteraan Nasional,” acara ini akan menjadi panggung peluncuran program perlindungan jaring pengaman sosial. Sebanyak 100 pekerja rentan—yang terdiri dari buruh lepas, petani subsisten, dan pelaku UMKM lokal—akan menerima fasilitas pembebasan iuran BPJS Ketenagakerjaan selama tiga bulan pertama yang ditanggung sepenuhnya secara mandiri oleh GENTAR.
“Kami di GENTAR sangat percaya bahwa narasi kebangsaan tidak boleh berhenti pada retorika belaka. Kedaulatan yang sejati baru bisa terwujud jika perut rakyatnya kenyang, ekonomi desanya mandiri lewat koperasi, dan pekerja kecilnya merasa aman karena terlindungi jaminan sosial saat mencari nafkah. Pemberian 100 BPJS Ketenagakerjaan gratis di acara besok adalah bukti konkret bahwa masyarakat akar rumput mampu berdaya, saling menghidupi, dan saling melindungi,” ungkap Muh Syahid Mubarok, Ketua Umum sekaligus Inisiator GENTAR.

Demi merajut sinergi yang utuh untuk membangun kedaulatan daerah, forum ini akan menyatukan berbagai elemen, mulai dari birokrat, akademisi, hingga pegiat media sosial. Wakil Bupati Sukoharjo, Bapak Eko Sapto Purnomo, SE., dipastikan akan hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan pandangan strategisnya selaku Keynote Speaker.
Sementara itu, pada sesi inti Dialog Kebangsaan, persoalan ekonomi kerakyatan akan dibedah secara tajam oleh pakar akademis Dr. KRA. Suratno Pradotodingrat dari Universitas Duta Bangsa Surakarta, bersanding dengan Muh Syahid Mubarok sebagai representasi penggerak akar rumput. Agar jalannya diskusi bernas, komunikatif, dan relevan dengan publik yang lebih luas, acara ini akan dipandu secara langsung oleh Arif Dehan Ramadhan, seorang Influencer dan pegiat Citizen Journalism yang bertindak sebagai Moderator.
Turut mengawal agenda ini, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukoharjo juga diundang hadir untuk memberikan edukasi langsung kepada warga sekaligus menyerahkan sertifikat kepesertaan jaminan sosial secara simbolis. Agenda ini juga mendapat dukungan penuh dari tuan rumah, yakni Kepala Desa Telukan, Bapak Sriyanto, S.Sos., yang akan membuka acara dengan sambutan hangatnya.
Majelis Kebangsaan Akar Rumput 2026 ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan masyarakat desa di Sukoharjo untuk mengambil peran sejarahnya. Bagi masyarakat yang ingin bergabung dalam barisan perubahan ini, panitia telah membuka pendaftaran peserta dengan kuota terbatas yang dapat diakses langsung melalui tautan resmi: uns.id/RegistrasiGentar.






















