Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Fenomena “Quiet Quitting” di Kalangan Gen Z: Tantangan Baru Dunia Kerja

Muhammad Ilham syarif by Muhammad Ilham syarif
7 May 2026
in Opini
A A
0
Quiet Quitting
851
SHARES
1.2k
VIEWS

Belakangan ini, istilah quiet quitting menjadi ramai dibicarakan di media sosial, terutama oleh generasi muda. Meskipun namanya mengandung kata “quitting”, sebenarnya fenomena ini bukan berarti seseorang benar-benar berhenti bekerja. Quiet quitting adalah kondisi ketika pekerja hanya melakukan pekerjaan sesuai tanggung jawabnya tanpa memberikan usaha lebih di luar jobdesk.

Fenomena ini muncul sebagai respons terhadap budaya kerja yang dianggap terlalu menekan. Banyak pekerja merasa lelah secara mental karena tuntutan pekerjaan yang tinggi, jam kerja panjang, serta ekspektasi untuk selalu produktif. Akibatnya, muncul pola pikir bahwa pekerjaan sebaiknya tidak mengambil seluruh energi dan kehidupan seseorang.

Mengapa Fenomena Ini Muncul?

Salah satu penyebab utama quiet quitting adalah meningkatnya kesadaran mengenai kesehatan mental dan work-life balance. Generasi sekarang mulai menyadari bahwa bekerja secara berlebihan tidak selalu sebanding dengan penghargaan yang diterima.

Selain itu, perkembangan teknologi juga membuat batas antara waktu kerja dan waktu pribadi menjadi semakin tipis. Pesan pekerjaan bisa datang kapan saja melalui WhatsApp atau email, bahkan di luar jam kerja. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan burnout atau kelelahan mental.

Banyak pekerja akhirnya memilih untuk bekerja “secukupnya” demi menjaga keseimbangan hidup. Mereka tetap profesional, tetapi tidak lagi ingin terjebak dalam budaya kerja yang terlalu kompetitif.

Hubungannya dengan Ilmu Manajemen

Fenomena quiet quitting sebenarnya berkaitan erat dengan manajemen sumber daya manusia. Dalam pengantar manajemen dijelaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada teknologi atau modal, tetapi juga pada bagaimana perusahaan mengelola manusia di dalamnya.

Perusahaan yang terlalu fokus pada target tanpa memperhatikan kondisi karyawan berisiko mengalami penurunan motivasi kerja. Sebaliknya, lingkungan kerja yang sehat dapat meningkatkan loyalitas dan produktivitas pegawai.

Karena itu, banyak perusahaan mulai mengubah gaya kepemimpinan mereka. Pemimpin tidak lagi hanya dituntut mampu memberi perintah, tetapi juga harus bisa menjadi pendengar yang baik, memberikan apresiasi, dan menciptakan suasana kerja yang nyaman.

Dampak bagi Dunia Kerja

Quiet quitting memberikan dampak positif maupun negatif. Dari sisi positif, fenomena ini membuat banyak orang mulai peduli terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup. Namun di sisi lain, perusahaan dapat mengalami penurunan produktivitas apabila banyak pekerja kehilangan motivasi.

Fenomena ini juga menjadi tanda bahwa dunia kerja sedang mengalami perubahan besar. Generasi muda saat ini tidak hanya mencari gaji, tetapi juga lingkungan kerja yang sehat, fleksibel, dan menghargai kehidupan pribadi.

Baca Juga

IMG 20260503 210051 902 2

mengelola uang dengan bijak

4 May 2026
IMG 3417

Analisis Keterkaitan Perkembangan Ekonomi Di Indonesia

4 May 2026
Manajemen Operasional

Strategi Manajemen Operasional untuk Mencapai Efisiensi Produksi

4 May 2026
Kelangkaan Barang

Kelangkaan Barang: Tantangan Ekonomi yang Menghantui

3 May 2026

Kesimpulan

Quiet quitting bukan sekadar tren media sosial, melainkan gambaran perubahan pola pikir generasi muda terhadap pekerjaan. Fenomena ini menunjukkan bahwa keseimbangan hidup dan kesehatan mental kini menjadi perhatian utama dalam dunia kerja modern.

Bagi perusahaan, kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperbaiki sistem manajemen dan budaya kerja. Sebab pada akhirnya, organisasi yang mampu menghargai karyawannya akan lebih mudah berkembang di tengah perubahan zaman.

    Tags: Quiet Quitting
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Kirim Berita Media Wanita
    Previous Post

    Seni Tetap Tumbuh Di Balik Tembok, Warga Binaan Lapas Mojokerto Ciptakan Patung Gajah Mada

    Next Post

    LPP Bengkulu Gelar Razia Rutin Area Kantin

    Muhammad Ilham syarif

    Muhammad Ilham syarif

    Related Posts

    IMG 20260503 210051 902 2

    mengelola uang dengan bijak

    4 May 2026
    IMG 3417

    Analisis Keterkaitan Perkembangan Ekonomi Di Indonesia

    4 May 2026
    Manajemen Operasional

    Strategi Manajemen Operasional untuk Mencapai Efisiensi Produksi

    4 May 2026
    Kelangkaan Barang

    Kelangkaan Barang: Tantangan Ekonomi yang Menghantui

    3 May 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2026 05 07 at 14.57.45

    LPP Bengkulu Gelar Razia Rutin Area Kantin

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan
    Berita Utama

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    by Redaksi
    6 May 2026
    0

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan...

    Read moreDetails
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 05 07 at 14.57.45

    LPP Bengkulu Gelar Razia Rutin Area Kantin

    7 May 2026
    Quiet Quitting

    Fenomena “Quiet Quitting” di Kalangan Gen Z: Tantangan Baru Dunia Kerja

    7 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 07 at 13.44.44

    Seni Tetap Tumbuh Di Balik Tembok, Warga Binaan Lapas Mojokerto Ciptakan Patung Gajah Mada

    7 May 2026
    67689a13 8eca 4d80 a633 5147095daf2c

    Perkuat Keamanan dan Ketertiban, Rutan Bengkulu Laksanakan Razia Rutin Blok Hunian

    7 May 2026
    IMG 20260507 WA0052

    DWP Lapas Bandanaira Perkuat Kebersamaan Melalui Pertemuan Rutin dan Arisan

    7 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 07 at 13.08.33

    Perkuat Sinergi Pengamanan, Rutan Bengkulu Koordinasi dengan Sahabat IMIPAS

    7 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan TONNY NAINGGOLAN
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita