Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto mengikuti kegiatan pengarahan secara virtual yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, bertempat di ruang Kalapas pada Rabu (29/4).
Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, beserta jajaran pejabat struktural sebagai bagian dari upaya menyelaraskan langkah dan kebijakan pemasyarakatan di wilayah Jawa Timur.
Dalam kegiatan tersebut, pembahasan difokuskan pada rencana strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jawa Timur dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya dalam penguatan sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Selain itu, pengarahan juga menekankan pentingnya sinergi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) dalam mengimplementasikan kebijakan yang berorientasi pada pelayanan publik, pembinaan warga binaan, serta peningkatan keamanan dan ketertiban.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memastikan seluruh jajaran memahami arah kebijakan yang harus dijalankan ke depan. “Arahan ini menjadi pedoman bagi kami dalam melaksanakan tugas, khususnya dalam mendukung program strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara optimal,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Lapas Mojokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, baik dalam aspek pembinaan maupun pelayanan, sejalan dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Kanwil Ditjenpas Jawa Timur.
Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Mojokerto mampu mengimplementasikan rencana strategis yang telah disusun secara efektif, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan berdampak positif bagi masyarakat.





















