Bengkulu, 14 Maret 2026 – Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang berlangsung penuh khidmat dan penuh kebersamaan pada Jumat (13/03). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Haposan Silalahi, yang disambut oleh Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto, beserta pejabat struktural dan seluruh pegawai Rutan Bengkulu.
Safari Ramadhan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara jajaran pemasyarakatan, warga binaan, serta keluarga warga binaan yang turut hadir dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan di lingkungan Rutan Bengkulu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto. Dalam sambutannya, Tomy menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bengkulu yang telah menyempatkan diri untuk hadir dan bersilaturahmi bersama jajaran Rutan Bengkulu serta warga binaan.

“Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, kami berharap dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta meningkatkan pembinaan spiritual bagi warga binaan. Bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang sangat baik untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, serta menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ujar Tomy.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan keluarga warga binaan merupakan bagian dari pendekatan pembinaan yang lebih humanis agar warga binaan tetap merasakan dukungan dan kedekatan dengan keluarga.
“Dengan hadirnya keluarga dalam kegiatan ini, kami berharap warga binaan dapat merasakan kehangatan Ramadhan serta semakin termotivasi untuk menjalani masa pembinaan dengan baik,” tambahnya.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Haposan Silalahi. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada jajaran Rutan Bengkulu atas inisiatif dan komitmennya dalam menyelenggarakan kegiatan yang memberikan dampak positif bagi warga binaan.
“Kegiatan Safari Ramadhan seperti ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang sangat baik. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas iman dan memperbaiki diri. Saya berharap warga binaan dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperbanyak ibadah serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujar Haposan.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kultum oleh ustadz yang diundang dalam kegiatan tersebut. Dalam tausiyahnya, ustadz mengajak seluruh peserta untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai sarana meningkatkan ketakwaan, memperbaiki akhlak, serta mempererat hubungan antar sesama.
Sebagai bentuk kepedulian, dalam kegiatan ini juga dilakukan pembagian hampers kepada warga binaan yang keluarganya belum sempat mengunjungi selama bulan Ramadhan. Pemberian hampers tersebut menjadi simbol perhatian agar warga binaan tetap merasakan kebahagiaan dan keberkahan Ramadhan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh jajaran pemasyarakatan, keluarga warga binaan, serta warga binaan. Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan tampak jelas dalam kegiatan tersebut, mencerminkan semangat Ramadhan yang membawa kedamaian dan kebersamaan bagi seluruh pihak yang hadir.





















