20 Januari 2026 – Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus berupaya menerapkan pengelolaan lingkungan yang baik melalui kerja sama strategis dengan berbagai pihak. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Rutan Bengkulu dan CV. Bank Jelantah Bengkulu terkait pengangkutan dan pengelolaan limbah minyak bekas atau minyak jelantah. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Kepala Rutan Bengkulu.
Perjanjian kerja sama ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan limbah minyak bekas yang dihasilkan dari aktivitas dapur Rutan Bengkulu. Minyak jelantah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi mencemari lingkungan, menyumbat saluran air, serta menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Oleh karena itu, Rutan Bengkulu menggandeng CV. Bank Jelantah Bengkulu sebagai mitra profesional yang memiliki kompetensi dalam pengelolaan limbah minyak bekas.
Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program pelestarian lingkungan serta penerapan prinsip ramah lingkungan di lingkungan pemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa Rutan Bengkulu tidak hanya fokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.
Dalam kerja sama tersebut, CV. Bank Jelantah Bengkulu bertugas melakukan pengangkutan minyak jelantah secara berkala serta mengelolanya sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku. Minyak bekas yang telah dikumpulkan akan diolah kembali sehingga dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi, sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan.
Penandatanganan perjanjian berlangsung dengan lancar dan disaksikan oleh pejabat struktural Rutan Bengkulu. Suasana kegiatan berjalan dengan penuh kebersamaan dan menjadi simbol terjalinnya sinergi positif antara instansi pemerintah dan pihak swasta dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Pihak CV. Bank Jelantah Bengkulu menyambut baik kerja sama ini dan berharap kolaborasi tersebut dapat berjalan secara konsisten serta memberikan manfaat nyata. Selain membantu pengelolaan limbah, kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.
Melalui perjanjian kerja sama ini, Rutan Bengkulu berharap dapat menciptakan sistem pengelolaan limbah minyak bekas yang tertib, aman, dan ramah lingkungan. Ke depan, Rutan Bengkulu berkomitmen untuk terus mengembangkan kerja sama serupa dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang berorientasi pada keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan.

























