Pada hari Kamis, 11 Desember 2025, Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu melaksanakan kegiatan studi tiru ke Lapas Kelas IIA Cibinong. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik baik (best practices), inovasi pelayanan, serta strategi manajemen perubahan yang telah berhasil diterapkan Lapas Kelas IIA Cibinong sehingga meraih predikat WBBM.
Kegiatan diawali dengan penyambutan rombongan oleh jajaran manajemen Lapas Kelas IIA Cibinong. Selanjutnya dilakukan pemaparan umum terkait perjalanan pembangunan Zona Integritas, mulai dari perencanaan, penyusunan program kerja, strategi penguatan enam area perubahan, hingga proses evaluasi internal dan eksternal. Tim Lapas Kelas IIA Cibinong juga menjelaskan secara rinci berbagai inovasi pelayanan publik yang menjadi unggulan, termasuk digitalisasi layanan, peningkatan transparansi, serta penguatan akuntabilitas kinerja.
Rombongan Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu kemudian melaksanakan observational tour ke beberapa area pelayanan seperti layanan kunjungan, klinik kesehatan, dapur serta pembinaan kemandirian. Dalam kegiatan tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu dapat melihat secara langsung standar operasional prosedur (SOP), penerapan budaya kerja, serta sistem monitoring dan evaluasi yang digunakan untuk menjaga konsistensi kualitas layanan.
Diskusi interaktif berlangsung antara kedua belah pihak terkait tantangan dan strategi yang dapat diterapkan dalam upaya meraih predikat WBBM. Tim dari Lapas Kelas IIA Cibinong memberikan masukan mengenai pentingnya komitmen pimpinan, penguatan integritas pegawai, dokumentasi kinerja yang sistematis, serta inovasi berkelanjutan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan warga binaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu mendapatkan banyak pembelajaran dan referensi praktik baik yang akan menjadi acuan dalam penyempurnaan pembangunan Zona Integritas di satuan kerja. Hasil studi tiru ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan, memperkuat tata kelola yang bersih dan transparan, serta mempercepat terwujudnya Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu sebagai satuan kerja berpredikat WBBM.

























