Bengkulu – Sebagai langkah antisipasi terhadap tingginya potensi gempa di wilayah Bengkulu, jajaran Administrasi Keamanan dan Ketertiban (ADM Kamtib) Lapas Bengkulu melakukan pemasangan titik-titik jalur evakuasi pada area bangunan hunian warga binaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan serta mitigasi bencana di lingkungan pemasyarakatan.
Pemasangan jalur evakuasi dilakukan untuk memastikan seluruh penghuni dan petugas memiliki panduan yang jelas apabila terjadi situasi darurat. Titik-titik yang dipasang meliputi penunjuk arah evakuasi, titik kumpul, hingga instruksi penanganan awal bencana.
Kepala Lapas Bengkulu (Julianto) menyampaikan bahwa pemasangan jalur evakuasi tersebut bertujuan memperkuat standar keamanan serta memberikan rasa aman bagi warga binaan maupun petugas. Ia menekankan bahwa mitigasi bencana merupakan tanggung jawab bersama dan harus dilakukan secara berkelanjutan, mengingat Bengkulu termasuk salah satu daerah dengan aktivitas seismik yang cukup tinggi.
Dengan adanya pemasangan titik jalur evakuasi ini, Lapas Bengkulu berharap seluruh unsur di lingkungan lapas dapat merespons bencana secara cepat, tepat, dan terarah, sehingga meminimalkan risiko serta menjaga keselamatan bersama.

























