27 November 2025 Bengkulu – Rutan Kelas IIB Bengkulu mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Mekanisme Pengajuan dan Pelaporan RPATA Tahun 2025 serta Materi Training Core System Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) yang digelar oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bengkulu, Kamis (27/11).
Kegiatan berlangsung dengan melibatkan satuan kerja dari berbagai instansi pemerintah yang berada di wilayah kerja KPPN Bengkulu. Acara secara resmi dibuka oleh Kepala KPPN Bengkulu, Arief Barata, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemahaman teknis mengenai mekanisme pelaksanaan anggaran pada tahun mendatang, khususnya terkait Rekening Penampungan Atas Pekerjaan Yang Belum Diselesaikan Pada Akhir Tahun Anggaran (RPATA). Menurutnya, pengelolaan keuangan negara harus dilakukan secara tertib, transparan, dan akuntabel sehingga seluruh satuan kerja wajib memahami prosedur terbaru yang akan diterapkan pada tahun 2025.
Dalam pemaparannya, Kepala KPPN menekankan bahwa implementasi skema RPATA bertujuan untuk memberikan solusi atas berbagai kendala dalam penyelesaian pekerjaan yang tidak dapat dituntaskan sebelum penutupan tahun anggaran. Dengan adanya rekening penampungan ini, pelaksanaan anggaran diharapkan dapat tetap berjalan lancar tanpa menghambat proses administrasi maupun kegiatan fisik yang sudah direncanakan. Ia menambahkan bahwa penyesuaian mekanisme baru tersebut memerlukan kesiapan administrasi, pemahaman regulasi, dan ketepatan pelaporan dari setiap instansi.
Selain materi mengenai RPATA, kegiatan juga diisi dengan Training Core System DJPb, sistem inti perbendaharaan yang difungsikan untuk mendukung transformasi digital dalam pengelolaan anggaran negara. Pemaparan teknis mencakup berbagai modul dan fitur sistem, alur pengajuan anggaran, pelaporan, pengendalian, serta manajemen data keuangan secara terintegrasi. Pelatihan ini diharapkan semakin mempermudah satuan kerja dalam menjalankan proses keuangan secara modern, efektif, dan berbasis teknologi informasi.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando dalam menanggapi kegiatan ini, menegaskan komitmennya untuk mendukung transformasi tata kelola anggaran yang semakin transparan dan akuntabel. Keikutsertaan dalam kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan performa pengelolaan keuangan di lingkungan Rutan, serta memastikan seluruh proses anggaran berjalan tepat waktu, tepat guna, dan tepat prosedur.
“Kegiatan ini memberikan pemahaman yang sangat penting bagi kami dalam menghadapi mekanisme anggaran tahun 2025, terutama terkait implementasi RPATA. Dengan pelatihan ini, kami bisa memastikan bahwa setiap proses pengajuan dan pelaporan anggaran akan berjalan sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Yulian.
Beliau juga menegaskan komitmen Rutan Bengkulu untuk terus meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia dalam bidang pengelolaan keuangan negara. “Kami siap mendukung transformasi digital melalui penggunaan Core System DJPb. Dengan sistem yang semakin terintegrasi, kami optimis pengelolaan keuangan di Rutan akan semakin efisien, transparan, dan akuntabel,” pungkas Yulian.

























