Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Humaniora

Satu Postingan, Seribu Hujatan

Ketika Opini Jadi Alasan Permusuhan

Aisyah Tri Rusminingsih by Aisyah Tri Rusminingsih
12 May 2025
in Humaniora
A A
0
gambar artikel
878
SHARES
1.3k
VIEWS

Di era digital ini, setiap orang memiliki panggung. Melalui media sosial, siapa pun dapat menyuarakan opini, dari yang paling masuk akal sampai yang paling kontroversial. Namun di balik kebebasan berekspresi ini, ada bahaya yang mengintai yakni polarisasi sosial yang semakin menguat. Dunia maya berubah jadi medan perang opini, bukan menjadi ruang diskusi.

Fenomena “cancel culture” menjadi contoh nyata bagaimana perbedaan pandangan dapat berujung pada perpecahan. Seseorang mengunggah opini pribadi tentang gaya hidup, cara berpakaian, atau nilai moral tertentu, lalu tiba-tiba diserang habis-hadapatn oleh warganet. Tak jarang, mereka bukan hanya dikritik, tapi juga diboikot, dihujat, bahkan kehilangan pekerjaan atau dukungan publik. Yang lebih mengkhawatirkan, serangan itu bukan hanya karena kesalahan besar, tapi kadang hanya karena perbedaan pandangan yang seharusnya dapat ditoleransi.

Adanya media sosial memperburuk situasi tersebut. Algoritma cenderung menunjukkan konten yang kita sukai, membuat kita hanya melihat dunia dari sudut pandang yang sempit. Kita merasa didukung, merasa benar, dan menganggap pandangan berbeda sebagai ancaman. Ketika orang lain berpikir atau hidup berbeda, mereka tidak lagi dianggap “berbeda”, tapi “salah”. Polarisasi pun tak terhindarkan.

Polarisasi ini bukan hanya soal politik. Di TikTok dan X, kita dapat melihat bagaimana masyarakat terpecah dalam dua kubu soal cara berpakaian, kebebasan berekspresi, atau nilai-nilai budaya. Di satu sisi, ada yang menjunjung tinggi kebebasan dan menganggap setiap orang berhak mengekspresikan dirinya. Di sisi lain, ada yang merasa nilai-nilai moral dan budaya lokal harus dijaga dan dihormati. Masalahnya, kedua sisi seringkali tidak mau saling mendengar, sehingga terjadi bukan dialog, tapi saling serang.

Padahal, Indonesia dibangun di atas semangat keberagaman. Pancasila sendiri mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan dan menyelesaikan masalah dengan musyawarah. Polarisasi sosial, jika dibiarkan dapat merusak integrasi nasional. Ketika masyarakat terus-menerus bertengkar tentang siapa yang paling benar, rasa kebersamaan sebagai bangsa perlahan memudar. Kita mulai lebih peduli pada kelompok kita sendiri dan lupa bahwa kita bagian dari satu negara yang sama.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 01 03 at 10.04.00

Inovasi STEVIA, Lapas Perempuan Bengkulu Fasilitasi Videocall Ibu dan Anak

3 January 2026
Bicara

10 Langkah Jitu Mengatasi Rasa Takut Berbicara di Depan Umum

16 August 2025
2235c468 623b 403a b5cc 081b35542140

Cerita Sammy Simorangkir Soal Sertipikat Elektronik: Lebih Mudah Diakses dan Aman

28 July 2025
quarter life crisis

Ketika Hidup Mulai Bertanya: Quarter Life Crisis dan Pencarian Jati Diri di Usia Muda

28 July 2025

Di tengah situasi ini, penting bagi kita untuk mempraktikkan toleransi digital. Kebebasan berpendapat harus diiringi dengan kesadaran bahwa orang lain pun punya hak yang sama. Tidak semua hal harus disetujui, tapi semua orang berhak untuk dihargai. Perbedaan pandangan bukan alasan untuk memecah belah, tapi peluang untuk saling memahami. Solusi dari polarisasi sosial ini bukan membungkam opini, tapi membangun budaya diskusi. Kita perlu belajar untuk tidak reaktif, untuk bertanya sebelum menghakimi, dan untuk membedakan kritik dengan serangan pribadi. Di sisi lain, saat menyuarakan pendapat, kita juga harus siap menerima tanggapan, bahkan yang berbeda dari kita.

Integrasi nasional tidak hanya dibangun lewat kebijakan pemerintah atau kampanye persatuan, tetapi juga lewat sikap kita sehari-hari di media sosial. Saat kita memilih untuk tidak menghakimi, untuk memberi ruang pada yang berbeda, dan untuk berdialog dengan terbuka, di situlah Indonesia menjadi lebih kuat dan sejahtera.

Di tengah gempuran opini yang tak ada habisnya, kita perlu kembali bertanya pada diri sendiri: apakah kita ingin membangun bangsa yang saling memahami, atau bangsa yang saling menjatuhkan hanya karena opini pribadi?

 

    Share351Tweet220Share61Pin79SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Dugaan Pelecehan Anak di Wonosobo, Warga Desak Proses Hukum Tegas

    Next Post

    Universitas Muslim Maros Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Tahun Akademik 2025–2026

    Aisyah Tri Rusminingsih

    Aisyah Tri Rusminingsih

    Aisyah Tri Rusminingsih, mahasiswi program studi Teknik Kimia Universitas Internasional Semen Indonesia. Ia sangat tertarik dalam karya tulis. Lahir pada 28 Mei 2006 dan memiliki kegemaran tersendiri terhadap warna hitam.

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 01 03 at 10.04.00

    Inovasi STEVIA, Lapas Perempuan Bengkulu Fasilitasi Videocall Ibu dan Anak

    3 January 2026
    Bicara

    10 Langkah Jitu Mengatasi Rasa Takut Berbicara di Depan Umum

    16 August 2025
    2235c468 623b 403a b5cc 081b35542140

    Cerita Sammy Simorangkir Soal Sertipikat Elektronik: Lebih Mudah Diakses dan Aman

    28 July 2025
    quarter life crisis

    Ketika Hidup Mulai Bertanya: Quarter Life Crisis dan Pencarian Jati Diri di Usia Muda

    28 July 2025
    Next Post
    Universitas Muslim Maros Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Tahun Akademik 2025–2026

    Universitas Muslim Maros Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Tahun Akademik 2025–2026

    Sewa mobil dengan supir jakarta

    Warga Jakarta Kini Bisa Liburan Tanpa Drama: Sewa Mobil + Supir dari Fajar Rent Car Jadi Solusi!

    Half Marathon 2025

    Kembali ke Jalur: Half Marathon Purwokerto 2025 “Hadirkan Energi Baru

    Picsart 25 05 10 19 44 17 864

    Generasi Z Jangan Sampai Kudet! Komunitas Ini Jadi Pintu Gerbang Masuk Dunia Kripto yang Seru!

    images 2

    Energi : PLTU Mimpi buruk bagi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Lapas Bengkulu, Pisah Sambut, Sertijab, Pejabat Struktural, Pembinaan WBP, Pemasyarakatan, Kemenkumham, Ditjenpas, Majelis Taklim, Bengkulu

    Hangat dan Penuh Makna, Lapas Bengkulu Gelar Pisah Sambut Pejabat Struktural Disertai Majelis Taklim

    30 April 2026
    Credit:https://pixabay.com/users/ronaldcandonga-17383039/?utm_source=link-attribution&utm_medium=referral&utm_campaign=image&utm_content=5382501

    Kenali Pasar, Kuasai Penjualan: Kunci Sukses Marketing Modern

    30 April 2026
    WhatsApp Image 2026 04 30 at 00.08.26 1

    Pastikan Keamanan Tetap Terjaga, Kalapas Arga Makmur Laksanakan Kontrol Malam

    30 April 2026
    WhatsApp Image 2026 04 30 at 00.08.28 1

    Wujud Kepedulian, Kalapas Arga Makmur Jenguk Pegawai yang Sakit di RSUD

    30 April 2026
    IMG 20260429 WA0081

    Perkuat Sinergitas Antar Instansi, Kasi Pidum Kejari Bengkulu Utara Kunjungi Lapas Arga Makmur

    30 April 2026
    IMG 20260430 WA0163

    Razia Insidentil Blok Hatta, Lapas Bandanaira Cegah Potensi Gangguan Kamtib

    30 April 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan Haposan
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita