Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Sorot

Tantangan Pancasila Di Era Digitalisasi

Muhammad Ichsan Nur Jihad by Muhammad Ichsan Nur Jihad
21 December 2024
in Sorot
A A
0
EMANG PELAJARAN PKN DI SEKOLAH PENTING
864
SHARES
1.3k
VIEWS

Pancasila telah lama menjadi dasar negara Indonesia, menjembatani keberagaman budaya, agama, dan suku bangsa dalam satu kesatuan yang utuh. Namun, di era sekarang, saya merasa Pancasila menghadapi tantangan besar yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak. Di tengah kemajuan teknologi, globalisasi, serta dinamika sosial dan politik yang semakin kompleks, Pancasila, yang seharusnya menjadi panduan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tampak semakin terpinggirkan. Oleh karena itu, saya merasa penting untuk melihat kembali bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat tetap relevan dan menjadi pedoman bagi kehidupan bangsa Indonesia yang lebih baik di masa depan.

1. Globalisasi dan Pengaruh Budaya Asing

          Salah satu tantangan terbesar yang saya lihat adalah pengaruh globalisasi yang begitu kuat. Dengan arus informasi yang datang dari seluruh dunia melalui internet, media sosial, dan teknologi komunikasi lainnya, budaya asing dengan mudah masuk ke dalam kehidupan kita. Banyak nilai-nilai baru yang tidak selaras dengan prinsip Pancasila, seperti budaya konsumtivisme, individualisme, dan materialisme, yang mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan bersama.

           Menurut saya, ini menjadi ancaman terhadap semangat gotong royong yang merupakan inti dari Pancasila. Dalam kehidupan sehari-hari, kita semakin jarang melihat orang-orang yang saling membantu tanpa pamrih atau berusaha meletakkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Saya percaya bahwa nilai kebersamaan, yang terkandung dalam sila kedua dan kelima Pancasila, harus terus diperkuat agar Indonesia tidak kehilangan jati dirinya dalam menghadapi tekanan budaya asing ini.

2. Radikalisasi dan Intoleransi

          Di samping itu, saya merasa radikalisasi dan intoleransi semakin menjadi masalah serius yang mengancam persatuan bangsa. Tentu kita semua tahu bahwa Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keberagaman, baik dari segi agama, suku, dan budaya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, saya melihat semakin banyak orang yang menggunakan agama atau ideologi tertentu untuk membenarkan tindak kekerasan, bahkan intoleransi terhadap kelompok lain.

          Pancasila, khususnya sila pertama tentang Ketuhanan Yang Maha Esa dan sila kedua tentang Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengajarkan kita untuk saling menghormati dan hidup berdampingan dengan damai, meskipun memiliki perbedaan. Namun, kenyataannya, saya sering melihat bahwa ajaran Pancasila ini mulai luntur, terutama di media sosial dan ruang-ruang publik. Dalam pandangan saya, ini menjadi tantangan yang sangat besar karena jika kita tidak menjaga toleransi dan persatuan, maka kita akan terjebak dalam perpecahan yang merugikan semua pihak. Oleh karena itu, saya merasa penting untuk memperkuat kembali pendidikan toleransi dan keberagaman di Indonesia, serta mengedepankan dialog antar kelompok agar rasa persatuan tetap terjaga.

3. Kesenjangan Sosial dan Ekonomi

          Kesenjangan sosial dan ekonomi juga merupakan tantangan besar bagi Pancasila. Meskipun Indonesia memiliki ekonomi yang terus berkembang, kesenjangan antara kaya dan miskin, serta ketimpangan pembangunan antar wilayah, masih sangat terlihat. Saya sering merasa prihatin melihat kenyataan bahwa sebagian besar rakyat Indonesia, terutama di daerah-daerah terpencil, masih hidup dalam kemiskinan, sedangkan sebagian kecil lainnya menikmati kekayaan yang melimpah. Hal ini bertentangan dengan sila kelima Pancasila, yang menekankan pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurut saya, salah satu langkah penting untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menciptakan pemerataan pembangunan yang lebih adil, terutama di daerah-daerah yang masih tertinggal. Jika kesenjangan sosial ini terus dibiarkan, saya khawatir hal itu bisa menimbulkan ketegangan sosial yang merusak keharmonisan. Oleh karena itu, saya sangat berharap agar pemerintah dapat fokus pada kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat kecil dan memberikan kesempatan yang setara untuk semua warga negara.

4. Penyalahgunaan Teknologi dan Informasi

          Teknologi, khususnya internet dan media sosial, memang telah membawa banyak kemajuan dalam berbagai bidang, tetapi di sisi lain, saya merasa teknologi ini juga menimbulkan masalah baru yang tidak kalah besar. Penyebaran informasi yang tidak benar, hoaks, dan ujaran kebencian di dunia maya semakin merajalela, dan hal ini sering kali memicu ketegangan serta perpecahan. Saya merasa sangat prihatin dengan kondisi ini karena media sosial yang seharusnya menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang positif, malah sering disalahgunakan untuk menyebar kebencian dan fitnah.

          Pancasila mengajarkan kita untuk menghargai satu sama lain, hidup berdampingan dengan damai, dan menjaga persatuan. Oleh karena itu, saya percaya penting sekali untuk mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Literasi digital harus menjadi bagian penting dari pendidikan kita agar masyarakat dapat menyaring informasi dengan lebih kritis dan tidak mudah terjebak dalam perpecahan.

Baca Juga

IMG 20260226 172404 214

Ada apa dengan Lamongan?Yak Widhi Hadiri Panggilan Kedua KPK, Tegaskan Komitmen Bersihkan Lamongan dari Korupsi

27 February 2026
Apes! Spesialis Bongkar Rumah di Barru Tumbang Ditembak Polisi

Spesialis Rumah Kosong di Barru Apes, Aksi Berujung Tembakan Polisi

25 February 2026
lamongan

Jelang Ramadan, Wakil Kaperwil Jatim Media FORUM KOTA Sunariyanto Imbau Warga Lamongan dan Sekitarnya Tingkatkan Kewaspadaan

14 February 2026
copilot image 1770810742757

Kegagalan di Kursi Gubernur Deretan Panggilan KPK, Nama Khofifah yang Tak Kunjung Hapus dari Berkas Korupsi

13 February 2026

5. Polarisasi Sosial dan Politik Identitas

Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026

          Di bidang politik, saya juga melihat ada peningkatan dalam politik identitas yang semakin menguat di Indonesia. Fenomena ini, yang memanfaatkan perbedaan agama, suku, dan ras untuk meraih dukungan politik, menurut saya sangat berbahaya. Polarisasi sosial yang timbul akibat politik identitas ini dapat memecah belah bangsa yang seharusnya bersatu dalam semangat kebhinekaan.

Pancasila, dengan sila ketiga yang menekankan pada persatuan Indonesia, seharusnya menjadi pedoman untuk mengatasi hal ini. Saya merasa bahwa kita harus lebih berhati-hati dalam memilih pemimpin dan mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok atau golongan tertentu. Kita harus menanamkan nilai-nilai persatuan dan kebersamaan di tengah perbedaan untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kesimpulan dari pembahasan ini adalah

Melihat berbagai tantangan yang dihadapi Pancasila di era sekarang, saya merasa kita semua harus kembali menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Globalisasi, radikalisasi, kesenjangan sosial, penyalahgunaan teknologi, dan polarisasi sosial adalah tantangan yang nyata, namun saya percaya bahwa dengan pendidikan yang tepat, kesadaran kolektif, dan komitmen untuk memperkuat semangat persatuan, Pancasila akan tetap menjadi dasar yang relevan untuk memajukan Indonesia.

Pancasila bukan sekadar lambang atau kalimat dalam undang-undang, tetapi harus menjadi jiwa yang menggerakkan setiap langkah kita. Kita, sebagai warga negara Indonesia, harus menjaga Pancasila agar terus menjadi pedoman hidup yang dapat menyatukan keberagaman, menciptakan keadilan sosial, dan memperkuat persatuan. Jika kita mampu menghadapinya, saya yakin Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang menjadi bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera, sesuai dengan cita-cita luhur Pancasila.

Share346Tweet216Share60Pin78SendShare
Leaderboard Satu Rumah
Previous Post

Kerusakan Hutan Mangrove di Langkat: Ancaman bagi Ekosistem dan Kehidupan Masyarakat Pesisir

Next Post

Komukino Universitas Semarang: Merayakan Kekayaan Budaya Jawa Tengah melalui Festival

Muhammad Ichsan Nur Jihad

Muhammad Ichsan Nur Jihad

Related Posts

IMG 20260226 172404 214

Ada apa dengan Lamongan?Yak Widhi Hadiri Panggilan Kedua KPK, Tegaskan Komitmen Bersihkan Lamongan dari Korupsi

27 February 2026
Apes! Spesialis Bongkar Rumah di Barru Tumbang Ditembak Polisi

Spesialis Rumah Kosong di Barru Apes, Aksi Berujung Tembakan Polisi

25 February 2026
lamongan

Jelang Ramadan, Wakil Kaperwil Jatim Media FORUM KOTA Sunariyanto Imbau Warga Lamongan dan Sekitarnya Tingkatkan Kewaspadaan

14 February 2026
copilot image 1770810742757

Kegagalan di Kursi Gubernur Deretan Panggilan KPK, Nama Khofifah yang Tak Kunjung Hapus dari Berkas Korupsi

13 February 2026
Next Post
Komukino Universitas Semarang

Komukino Universitas Semarang: Merayakan Kekayaan Budaya Jawa Tengah melalui Festival

Christiany Eugenia Paruntu

Christiany Eugenia Paruntu: Reses – Berbagi – Menjaring Aspirasi dan Jadilah Perempuan Idaman

Gambar WhatsApp 2024 12 23 pukul 09.45.22 8965f351

Dari Sri Lanka ke Nusantara: Petualangan Lintas Budaya Fathima Thaybah yang penuh warna

photo artikel cybersmart

CyberSmart Teens: Jaga Privasi dan Keamananmu di Dunia Digital

Gambar

FPIK UB Menggunakan Sinbiotik untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Patin dan Lele

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026 03 11 at 18.08.20 1

Pastikan Kesehatan Tahanan Terpantau Sejak Awal, Lapas Arga Makmur Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Tahanan Baru

12 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 11 at 18.09.02

Perkuat Integrasi Peradilan Digital, Lapas Arga Makmur Ikuti Sosialisasi PerMA dan Aplikasi E-Berpadu

12 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 11 at 18.07.42

Perkuat Sinergi Layanan, Kepala Cabang BRI Kunjungi Lapas Arga Makmur

12 March 2026
13

Sinergi Pengamanan, Lapas arjasa dan Polsek Kangean Jalin Kerja Sama

12 March 2026
Lapas Bengkulu, Giatja Lapas Bengkulu, Pembinaan Kemandirian WBP, Warga Binaan Pemasyarakatan, Produk WBP, Kegiatan Kerja Lapas

Tim Giatja Lapas Bengkulu Buat Meja Rapat Model U dan Layani Perbaikan Kipas Angin

12 March 2026
Lapas Bengkulu, Hari Bhakti Pemasyarakatan, HBP 62, Ditjen Pemasyarakatan, Kalapas Bengkulu, Pembinaan Narapidana, Pemasyarakatan Indonesia

Sambut HBP Ke-62, Lapas Bengkulu Ikuti Sosialisasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

12 March 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Square Media Wanita
  • Privacy Policy
  • Panduan Komunitas Pelataran
  • Syarat dan Ketentuan Pelataran
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita