Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Proporsi Pengeluaran Pangan Versus Konsumsi Energi dalam Rumah Tangga

Salma Farras Hanifah by Salma Farras Hanifah
10 December 2024
in Kesehatan
A A
0
48e0287a2f63261e5b8cb00de920c4d3
869
SHARES
1.3k
VIEWS

Proporsi Pengeluaran Pangan Versus Konsumsi Energi dalam Rumah Tangga

Proporsi Pengeluaran Pangan Versus Konsumsi Energi dalam Rumah Tangga – Ketahanan pangan menjadi salah satu isu utama dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan. Di Indonesia, ketahanan pangan tidak hanya berfokus pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga akses masyarakat terhadap pangan yang berkualitas. Salah satu indikator penting dalam memahami akses pangan adalah proporsi pengeluaran pangan dalam rumah tangga dan konsumsi energi yang diperoleh. Namun, keseimbangan antara keduanya masih menjadi perdebatan karena berbagai faktor ekonomi, sosial, dan kebijakan yang mempengaruhi pola konsumsi rumah tangga di Indonesia.

Secara teoritis, semakin tinggi proporsi pengeluaran pangan dalam rumah tangga, semakin rendah tingkat kesejahteraan ekonomi rumah tangga tersebut. Hal ini sejalan dengan Engel’s Law yang menyatakan bahwa ketika pendapatan meningkat, proporsi pengeluaran untuk pangan akan menurun. Namun, kondisi di Indonesia masih menunjukkan bahwa sebagian besar rumah tangga, terutama di daerah pedesaan dan berpenghasilan rendah, mengalokasikan sebagian besar pendapatan mereka untuk pangan, tetapi kualitas pangan yang dikonsumsi belum mampu memenuhi kebutuhan energi secara optimal.

Leaderboard Satu Rumah

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada tahun 2023, rata-rata rumah tangga di Indonesia mengalokasikan sekitar 50-60 persen dari pendapatannya untuk pengeluaran pangan. Kondisi ini menunjukkan kerentanan ekonomi yang berujung pada keterbatasan akses pangan bergizi. Rumah tangga berpenghasilan rendah cenderung memprioritaskan kuantitas pangan yang murah dibandingkan kualitasnya. Hal ini menyebabkan konsumsi energi yang seharusnya diperoleh dari makanan bergizi seimbang, sering kali hanya terpenuhi dari karbohidrat saja.

Baca Juga

KidySense

KidySense, Revolusi Deteksi Dini Gagal Ginjal Anak yang Ubah Paradigma Diagnosa Medis

5 October 2025
ihc

IHC Perkuat Sistem Tata Kelola Klinis Berbasis Etika Profesi, Pondasi Layanan Kesehatan yang Aman dan Bermartabat

5 September 2025
idAA/Stable

Holding RS BUMN Kantongi Rating idAA/Stable, Siap Pacu Strategi Keuangan dan Ekspansi Global

5 September 2025
Ledakan Bom Nuklir

Peran Fisika Nuklir dalam Dunia Kedokteran

19 July 2025

Pola konsumsi pangan seperti ini menjadi masalah serius dalam upaya mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan. Ketergantungan pada sumber pangan karbohidrat, seperti beras, menyebabkan ketidakseimbangan konsumsi nutrisi. Dampak jangka panjangnya adalah meningkatnya risiko stunting, malnutrisi, dan penyakit degeneratif seperti diabetes dan hipertensi. Situasi ini diperparah dengan rendahnya akses terhadap sumber protein hewani, sayur, dan buah di kalangan rumah tangga miskin.

Di sisi lain, kebijakan pemerintah terkait ketahanan pangan masih cenderung berfokus pada stabilitas harga dan ketersediaan pangan pokok, khususnya beras. Program subsidi dan bantuan sosial untuk rumah tangga berpendapatan rendah memang membantu mengurangi beban pengeluaran pangan, tetapi sering kali belum diikuti oleh edukasi terkait pola konsumsi pangan sehat dan bergizi. Hal ini menciptakan ketergantungan yang lebih besar terhadap pangan murah tanpa memperhatikan aspek kualitas energi yang dikonsumsi.

Selain itu, kesenjangan antara daerah perkotaan dan pedesaan dalam akses terhadap pangan berkualitas juga turut berkontribusi. Di daerah perkotaan, walaupun proporsi pengeluaran pangan lebih kecil, masalah konsumsi pangan beralih pada pola makan tidak sehat seperti makanan cepat saji dan olahan. Sementara itu, di pedesaan, keterbatasan infrastruktur dan akses pasar menyebabkan harga pangan bergizi lebih mahal, sehingga rumah tangga lebih memilih pangan yang lebih terjangkau.

Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah perlu mengambil pendekatan yang lebih holistik. Kebijakan ketahanan pangan harus mencakup tidak hanya stabilitas harga dan ketersediaan pangan, tetapi juga memastikan akses pangan bergizi melalui distribusi yang merata. Edukasi gizi bagi masyarakat juga menjadi kunci untuk mengubah pola konsumsi menjadi lebih sehat dan seimbang. Selain itu, diversifikasi sumber pangan lokal juga harus diperkuat agar rumah tangga memiliki pilihan pangan bergizi dengan harga terjangkau.

Secara keseluruhan, proporsi pengeluaran pangan yang tinggi, terutama di kalangan rumah tangga berpenghasilan rendah, menjadi indikator bahwa ketahanan pangan di Indonesia masih rapuh. Ketidakseimbangan antara pengeluaran pangan dan kualitas energi yang dikonsumsi menegaskan perlunya perbaikan struktural dalam kebijakan pangan nasional. Upaya kolektif dari pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta diperlukan untuk menciptakan sistem pangan yang adil, sehat, dan berkelanjutan demi tercapainya ketahanan pangan yang sesungguhnya.

Share348Tweet217Share61Pin78SendShare
Leaderboard apa apa
Previous Post

Rilis Single Berjudul Jantung Hati, Jameela Key dan Hadafi Beri Pesan Penuh Makna

Next Post

Belajar Sastra Lewat Novel, Emang Bisa?

Salma Farras Hanifah

Salma Farras Hanifah

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Related Posts

KidySense

KidySense, Revolusi Deteksi Dini Gagal Ginjal Anak yang Ubah Paradigma Diagnosa Medis

5 October 2025
ihc

IHC Perkuat Sistem Tata Kelola Klinis Berbasis Etika Profesi, Pondasi Layanan Kesehatan yang Aman dan Bermartabat

5 September 2025
idAA/Stable

Holding RS BUMN Kantongi Rating idAA/Stable, Siap Pacu Strategi Keuangan dan Ekspansi Global

5 September 2025
Ledakan Bom Nuklir

Peran Fisika Nuklir dalam Dunia Kedokteran

19 July 2025
Next Post
Foto Diambil Saat BBW Books (Dokumen Pribadi Penulis)

Belajar Sastra Lewat Novel, Emang Bisa?

Ryu Kintaro

Dapat 2 Penghargaan dari YouTube dalam Waktu 1 Tahun, ini Harapan Ryu Kintaro

Screenshot 20241210 165445 YouTube

Psikiater Mintarsih Menyebut Kebiasaan Gus Miftah Menghujat Bisa Dipengaruhi Lingkungan

Fitur Meta AI Pada WhatsApp

Mengenal Fitur Meta AI Pada WhatsApp

erick jajal kereta langsung jakarta semarang bareng menhub dan raffi ahmad 169

Erick Thohir Uji Coba Kereta Jakarta-Semarang Tanpa Transit, Terobosan Baru untuk Transportasi Publik

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026 03 11 at 18.08.20 1

Pastikan Kesehatan Tahanan Terpantau Sejak Awal, Lapas Arga Makmur Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Tahanan Baru

12 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 11 at 18.09.02

Perkuat Integrasi Peradilan Digital, Lapas Arga Makmur Ikuti Sosialisasi PerMA dan Aplikasi E-Berpadu

12 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 11 at 18.07.42

Perkuat Sinergi Layanan, Kepala Cabang BRI Kunjungi Lapas Arga Makmur

12 March 2026
13

Sinergi Pengamanan, Lapas arjasa dan Polsek Kangean Jalin Kerja Sama

12 March 2026
Lapas Bengkulu, Giatja Lapas Bengkulu, Pembinaan Kemandirian WBP, Warga Binaan Pemasyarakatan, Produk WBP, Kegiatan Kerja Lapas

Tim Giatja Lapas Bengkulu Buat Meja Rapat Model U dan Layani Perbaikan Kipas Angin

12 March 2026
Lapas Bengkulu, Hari Bhakti Pemasyarakatan, HBP 62, Ditjen Pemasyarakatan, Kalapas Bengkulu, Pembinaan Narapidana, Pemasyarakatan Indonesia

Sambut HBP Ke-62, Lapas Bengkulu Ikuti Sosialisasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

12 March 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

PS DSA Square
  • Privacy Policy
  • Panduan Komunitas Pelataran
  • Syarat dan Ketentuan Pelataran
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita