7 November 2025
Bengkulu, — Dalam upaya meningkatkan kualitas keamanan dan keselamatan di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu, Subsi Pengelolaan Rutan Bengkulu melakukan serah terima sejumlah sarana dan prasarana (sarpras) penunjang keamanan kepada Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) pada Kamis (6/11) sore.
Serah terima tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Pengelolaan, Aziz Owairan, kepada Ka.KPR, Ahmad Gunawan. Adapun sarpras yang diserahkan antara lain alat pelindung diri (APD) kebakaran serta borgol sebagai perlengkapan standar pengamanan.
Dalam kesempatan tersebut Aziz Owairan menegaskan bahwa pemberian sarana dan prasarana tersebut merupakan bagian dari upaya manajemen Rutan Bengkulu dalam memperkuat kesiapsiagaan petugas terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan kerja.
“Kami berharap dengan adanya dukungan sarana dan prasarana ini, petugas pengamanan dapat menjalankan tugas dengan lebih optimal dan aman, baik dalam penanganan situasi darurat seperti kebakaran, maupun dalam pelaksanaan pengawasan terhadap warga binaan,” ujar Aziz.
Aziz juga menambahkan bahwa pengelolaan sarpras merupakan bagian penting dari tata kelola administrasi di Rutan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara Subsi Pengelolaan dan Kesatuan Pengamanan agar seluruh aset dan perlengkapan dapat digunakan secara efektif dan terjaga kondisinya.
Sementara itu, Ahmad Gunawan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Subsi Pengelolaan. Menurutnya, sarpras yang diberikan akan sangat membantu dalam pelaksanaan tugas sehari-hari petugas pengamanan.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Peralatan seperti APD kebakaran ini sangat penting untuk keselamatan petugas, terutama jika terjadi keadaan darurat. Begitu juga dengan borgol, yang merupakan perlengkapan dasar dalam pengamanan warga binaan,” ungkap Gunawan.
Penyerahan sarpras ini juga menjadi bagian dari tindak lanjut arahan Ditjenpas untuk terus memperkuat aspek keamanan dan keselamatan di seluruh satuan kerja pemasyarakatan. Rutan Bengkulu berkomitmen untuk menjalankan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan secara ketat, termasuk memastikan seluruh petugas memiliki perlengkapan yang memadai.
























