Bengkulu – Dalam upaya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan, warga binaan pemasyarakatan melaksanakan kegiatan pembersihan di area brangang Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pengawasan langsung oleh Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Aziz Owairan.
Pembersihan area brangang dilakukan sebagai bagian dari kegiatan pembinaan kemandirian dan kedisiplinan bagi warga binaan. Sejak pagi hari, sejumlah warga binaan terlihat bergotong royong membersihkan area tersebut dengan menyapu, merapikan barang-barang, serta mengangkut sampah yang berada di sekitar lokasi.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman di dalam rutan, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab dan kerja sama kepada para warga binaan. Dengan keterlibatan langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan, warga binaan diharapkan dapat membangun kebiasaan positif yang bermanfaat bagi kehidupan mereka ke depan.
Kasubsi Pengelolaan, Aziz Owairan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan yang rutin dilakukan di lingkungan rutan. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu ditanamkan kepada seluruh warga binaan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan kesadaran warga binaan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta melatih kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujarnya saat memantau langsung kegiatan pembersihan.
Selama kegiatan berlangsung, para warga binaan terlihat bekerja dengan penuh semangat dan saling membantu satu sama lain. Petugas juga terus memberikan arahan agar kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Pihak rutan berharap kegiatan semacam ini dapat memberikan dampak positif tidak hanya terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga terhadap pembentukan karakter warga binaan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, warga binaan diharapkan mampu mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan pembersihan area brangang ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembinaan di Rutan Bengkulu yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pembentukan perilaku positif bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

















