Manna – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Manna mengikuti Zoom Meeting Rapat Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait pengelolaan Koperasi Pemasyarakatan Indonesia, Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas), serta penyediaan bahan makanan pada Lapas dan Rutan, Senin (6/4/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan dan Staf Rutan Manna ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola yang baik serta peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Pemasyarakatan khususnya Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna.
Dalam rapat tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan menekankan pentingnya pengelolaan Koperasi Pemasyarakatan Indonesia secara transparan, akuntabel, dan profesional guna mendukung kesejahteraan serta pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan. Selain itu, pengelolaan Wartelsuspas harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan pengawasan yang ketat guna mencegah terjadinya penyalahgunaan.
Terkait penyediaan bahan makanan, setiap satuan kerja diminta untuk memastikan kualitas, kuantitas, dan kebersihan makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Dilain kesempatan, kepala Rutan Manna, Muhamad Nur, menyatakan bahwa keikutsertaan Rutan Manna dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung tata kelola yang baik serta peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Pemasyarakatan.
“Kami akan mendukung dan melaksanakan arahan Dirjenpas dengan serius dan sungguh-sungguh. Dalam realisasinya nanti, Rutan Manna akan melaksanakan penguatan pengawasan terhadap pengelolaan koperasi, Wartelsuspas, dan penyediaan bahan makanan, serta melakukan evaluasi dan pembenahan secara berkala guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai ketentuan,” ujar Muhamad Nur.
Kegiatan zoom meeting ini berjalan dengan baik, tertib, dan lancar, serta diharapkan dapat memperkuat pengawasan internal, meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan komitmen pemberantasan handphone ilegal, pungli, dan narkoba di lingkungan Pemasyarakatan Wilayah Bengkulu.
(Tim Humas Rutama)




















