Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Kesehatan

TBC dan Kusta Masih Ada di Sekitar Kita, Tapi Bisa Disembuhkan

articulatio23 2023 by articulatio23 2023
25 June 2025
in Kesehatan
A A
0
Screenshot 2025 06 25 173431
859
SHARES
1.2k
VIEWS

Dua penyakit lama yang sering kita dengar sejak dulu ternyata masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia: TBC (Tuberkulosis) dan kusta. Keduanya merupakan penyakit menular yang berkembang secara perlahan dan memerlukan pengobatan jangka panjang.

TBC adalah penyakit menular yang menyerang paru-paru, disebabkan oleh kuman bernama Mycobacterium tuberculosis. Penularannya terjadi melalui udara, misalnya saat penderita batuk atau bersin. Gejala TBC meliputi batuk lebih dari dua minggu, demam yang sering muncul di sore atau malam hari, keringat malam, berat badan turun, dan tubuh terasa lemas. Selain paru-paru, TBC juga bisa menyebar ke organ lain seperti kelenjar getah bening, tulang, atau bahkan otak. Jika tidak diobati sampai tuntas, TBC bisa menimbulkan komplikasi serius dan menular ke orang lain.

Sementara itu, kusta adalah penyakit yang menyerang kulit, saraf tepi, dan organ lain seperti mata dan hidung. Penyakit ini disebabkan oleh kuman Mycobacterium leprae dan menular melalui kontak erat dalam jangka waktu lama dengan penderita yang belum diobati. Gejala awalnya sering tidak disadari, seperti munculnya bercak putih di kulit yang mati rasa, kelemahan otot, atau luka yang tidak terasa sakit. Bila tidak ditangani sejak dini, kusta dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen hingga kecacatan. Sayangnya, masih banyak penderita kusta yang merasa malu atau takut untuk berobat karena stigma sosial yang melekat.

Meski disebabkan oleh kuman yang berbeda, TBC dan kusta berasal dari golongan bakteri yang sama, yaitu Mycobacterium. Keduanya berkembang lambat di dalam tubuh dan sama-sama memerlukan terapi khusus dalam jangka waktu lama. Namun, pemerintah telah menyediakan obat-obatan gratis di puskesmas untuk mengobati kedua penyakit ini.

Baca Juga

KidySense

KidySense, Revolusi Deteksi Dini Gagal Ginjal Anak yang Ubah Paradigma Diagnosa Medis

5 October 2025
ihc

IHC Perkuat Sistem Tata Kelola Klinis Berbasis Etika Profesi, Pondasi Layanan Kesehatan yang Aman dan Bermartabat

5 September 2025
idAA/Stable

Holding RS BUMN Kantongi Rating idAA/Stable, Siap Pacu Strategi Keuangan dan Ekspansi Global

5 September 2025
Ledakan Bom Nuklir

Peran Fisika Nuklir dalam Dunia Kedokteran

19 July 2025
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026

Untuk TBC, pengobatan utamanya adalah terapi kombinasi selama minimal enam bulan. Obat yang diberikan meliputi:

  • Rifampisin: membunuh kuman secara aktif,
  • Isoniazid (INH): menghentikan pertumbuhan kuman,
  • Pirazinamid: bekerja melawan kuman yang tidak aktif,
  • Etambutol: mencegah kuman menjadi kebal terhadap obat.

Sedangkan untuk kusta, pengobatannya dikenal dengan MDT (Multi Drug Therapy), yakni kombinasi tiga jenis antibiotik:

  • Rifampisin: bekerja cepat membunuh kuman,
  • Dapson: menghambat pertumbuhan bakteri,
  • Klofazimin: bekerja lambat dan memiliki efek anti-inflamasi, membantu mengatasi peradangan kulit.

Durasi pengobatan kusta berbeda tergantung tingkat keparahannya. Untuk tipe ringan (paucibacillary), terapi berlangsung selama enam bulan. Sedangkan untuk tipe berat (multibacillary), pengobatan bisa berlangsung hingga dua belas bulan atau lebih. Penting dicatat: pengobatan tidak boleh dihentikan sebelum waktunya meskipun gejala sudah membaik.

Agar kasus TBC dan kusta bisa semakin berkurang, deteksi dini menjadi kunci utama. Jika Anda atau orang terdekat mengalami batuk lama, bercak putih mati rasa di kulit, atau gejala mencurigakan lainnya, segera periksa ke puskesmas terdekat. Semakin cepat penyakit diketahui, semakin besar peluang untuk sembuh total dan mencegah penularan ke orang lain. Tidak perlu takut atau malu—TBC dan kusta bukanlah kutukan, bukan aib, dan bukan penyakit keturunan. Dengan pengobatan yang tepat dan dukungan dari keluarga serta masyarakat, kita bisa mencegah kecacatan dan menyelamatkan masa depan.

Disusun Oleh :

  1. Tirta Akbar Putra Setiawan
  2. Nur Fajril Arjuna Arif Billah
  3. Shabrina Raudina Edyatika Putri
  4. Raden Adithya Athallasyah
  5. Sadira Zahran

Mahasiswa Semester 4 Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
Kirim Berita Media Wanita
Previous Post

Anak Sakit Bukan Berati Butuh Antibiotik

Next Post

Malaria Masih Mengintai, Waspadai Gejala: Terapi Tepat Hidup Selamat

articulatio23 2023

articulatio23 2023

Related Posts

KidySense

KidySense, Revolusi Deteksi Dini Gagal Ginjal Anak yang Ubah Paradigma Diagnosa Medis

5 October 2025
ihc

IHC Perkuat Sistem Tata Kelola Klinis Berbasis Etika Profesi, Pondasi Layanan Kesehatan yang Aman dan Bermartabat

5 September 2025
idAA/Stable

Holding RS BUMN Kantongi Rating idAA/Stable, Siap Pacu Strategi Keuangan dan Ekspansi Global

5 September 2025
Ledakan Bom Nuklir

Peran Fisika Nuklir dalam Dunia Kedokteran

19 July 2025
Next Post
Screenshot 2025 06 25 180834

Malaria Masih Mengintai, Waspadai Gejala: Terapi Tepat Hidup Selamat

stock photo internal tax audit review checking esg data risk in balance sheet prepare annual report gaap ifrs 2511448813

Optimalisasi Pajak Penghasilan untuk Karyawan: Apa yang Bisa Dilakukan?

IMG 20250615 WA0093

Langkah Nyata Mahasiswa UBSI dalam Cegah DBD: Aksi Pengabdian Masyarakat Lewat Program Jumantik

Foto Bersama Dengan Pengurus Rumah Yatim Duafa

Menanamkan Nilai Kebersihan dan Gotong Royong: Aksi Nyata Mahasiswa UBSI di Rumah Yatim Dhuafa

Villa Kerasan Ubud

Villa Kerasan Ubud Bali : A Place to Call Home

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

IMG 20260126 WA0063

Lapas Bandanaira Geladah Blok Hunian, Amankan Barang Terlarang ‎

26 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 26 at 12.44.53

Dukung Implementasi KUHP Nasional, Kakanwil Ditjenpas Jatim Bersama Kalapas Mojokerto Tinjau Lokasi Rencana Bapas Mojokerto

26 January 2026
Lapas Bengkulu, Isra Mi’raj, Pembinaan Keagamaan, Warga Binaan, IKADI Bengkulu, Masjid An-Nur, Tausiah Islam, Pembinaan Kepribadian, Pemasyarakatan, Ditjenpas

Warga Binaan Lapas Bengkulu Dapat Tausiah Isra Mi’raj dari IKADI

26 January 2026
Lapas Bengkulu, LPK Berijo, Pembinaan Warga Binaan, Kemandirian Narapidana, Kegiatan Warga Binaan, Pemasyarakatan, Ditjenpas, Reintegrasi Sosial

Pembinaan Kemandirian di LPK Berijo Lapas Bengkulu Dorong Warga Binaan Lebih Berdaya

26 January 2026
Lapas Bengkulu, Kalapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, Blok Hunian, Pembinaan Warga Binaan, Pemasyarakatan, Kemenkumham, Ditjenpas, Humanis

Kalapas Bengkulu Tinjau Blok Hunian dan Beri Motivasi Warga Binaan

26 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 26 at 08.53.39 1

LPP Bengkulu Gelar Kegiatan Menonton Tausiah bagi Warga Binaan

26 January 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Iklan Guest Post
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita