Sebanyak 14 mahasiswa/i Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang secara resmi melaksanakan program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SMA Negeri 2 Palembang. Program ini menjadi bagian penting dari rangkaian pembelajaran akademik yang dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa calon guru sebelum mereka terjun sepenuhnya ke dunia pendidikan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 2 Maret hingga 15 Mei 2026 dan menjadi salah satu bentuk implementasi dari kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman lapangan bagi mahasiswa pendidikan.
Pelaksanaan program Pengenalan Lapangan Persekolahan ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai calon pendidik yang profesional dan kompeten. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis yang relevan dengan bidang kependidikan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memahami secara langsung dinamika dunia pendidikan yang berlangsung di lingkungan sekolah. Kehadiran mahasiswa di sekolah memberikan ruang bagi mereka untuk memadukan pengetahuan teoritis yang telah dipelajari selama masa perkuliahan dengan praktik nyata yang terjadi dalam proses pembelajaran di kelas.
Program PLP dirancang sebagai wahana pembelajaran lapangan yang memungkinkan mahasiswa mengaplikasikan berbagai teori kependidikan yang telah mereka pelajari di bangku perkuliahan. Selama menjalani kegiatan ini, mahasiswa akan berhadapan langsung dengan situasi pembelajaran yang sesungguhnya, sehingga mereka dapat memahami secara lebih mendalam bagaimana konsep-konsep pendidikan diterapkan dalam praktik. Proses ini menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa sebagai calon guru yang mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi pembelajaran yang beragam.

Selama kurang lebih dua bulan pelaksanaan program, para mahasiswa akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah dirancang secara sistematis. Tahapan awal dimulai dengan kegiatan observasi terhadap proses pembelajaran yang berlangsung di kelas. Melalui observasi ini, mahasiswa dapat mempelajari secara langsung bagaimana guru menyampaikan materi, mengelola kelas, serta membangun interaksi yang efektif dengan peserta didik. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan produktif.
Selain melakukan observasi, mahasiswa juga dilibatkan dalam proses penyusunan perangkat ajar yang menjadi bagian penting dalam perencanaan pembelajaran. Kegiatan ini meliputi penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran, pengembangan bahan ajar, serta pembuatan media pembelajaran yang mendukung proses belajar mengajar. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa dapat memahami secara langsung bagaimana perencanaan pembelajaran dirancang secara sistematis agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.

Tahapan berikutnya yang menjadi inti dari program PLP adalah praktik mengajar terbimbing. Pada tahap ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengajar secara langsung di kelas dengan pendampingan dari guru pembimbing serta dosen pembimbing lapangan. Praktik mengajar ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa karena mereka dapat merasakan secara langsung tanggung jawab seorang guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa juga belajar mengembangkan kemampuan komunikasi, penguasaan materi, serta keterampilan mengelola kelas secara efektif.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran di kelas, mahasiswa juga turut dilibatkan dalam berbagai kegiatan administrasi sekolah serta aktivitas yang berkaitan dengan budaya sekolah. Keterlibatan dalam kegiatan administrasi memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai berbagai aspek pengelolaan pendidikan di sekolah, mulai dari administrasi akademik hingga kegiatan pendukung lainnya yang menjadi bagian dari sistem manajemen sekolah. Sementara itu, partisipasi dalam kegiatan budaya sekolah membantu mahasiswa memahami nilai-nilai yang menjadi dasar dalam membangun lingkungan pendidikan yang positif, disiplin, dan berkarakter.
Seluruh rangkaian kegiatan PLP ini berada di bawah bimbingan Assoc. Prof. Dr. Achmad Wahidy, M.Pd., yang berperan sebagai dosen pembimbing lapangan. Dalam pelaksanaannya, beliau memberikan arahan, supervisi, serta evaluasi kepada para mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Bimbingan tersebut menjadi komponen penting dalam memastikan bahwa mahasiswa dapat menjalani setiap tahapan program dengan baik serta mampu memperoleh pengalaman belajar yang maksimal selama berada di lingkungan sekolah.
Pendampingan yang diberikan oleh dosen pembimbing juga bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam mengembangkan berbagai kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru profesional. Melalui proses pembimbingan tersebut, mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, serta kompetensi kepribadian. Keempat kompetensi tersebut merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter seorang pendidik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki integritas serta tanggung jawab moral dalam menjalankan profesinya.
Sebanyak 14 mahasiswa/i yang mengikuti program PLP ini berasal dari berbagai program studi yang berada di lingkungan FKIP Universitas PGRI Palembang. Program studi tersebut meliputi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Jasmani, Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Geografi, Bimbingan dan Konseling, serta Pendidikan Seni Pertunjukan. Keberagaman latar belakang keilmuan ini menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan program PLP, karena memungkinkan terciptanya dinamika akademik yang lebih beragam serta memperkaya perspektif pembelajaran di lingkungan sekolah.
Keberadaan mahasiswa dari berbagai program studi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran di SMA Negeri 2 Palembang. Setiap mahasiswa membawa pendekatan pembelajaran yang berbeda sesuai dengan bidang keilmuannya, sehingga dapat memberikan warna tersendiri dalam interaksi akademik dengan peserta didik. Keberagaman tersebut juga membuka peluang terjadinya pertukaran gagasan serta inovasi pembelajaran yang dapat memperkaya proses pendidikan di sekolah.
Pihak SMA Negeri 2 Palembang menyambut baik kehadiran mahasiswa PLP dari FKIP Universitas PGRI Palembang. Kehadiran mahasiswa dianggap sebagai bagian dari kerja sama yang positif antara perguruan tinggi dan sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik bagi mahasiswa yang memperoleh pengalaman belajar di lapangan maupun bagi sekolah yang mendapatkan dukungan dalam kegiatan pendidikan.
Program Pengenalan Lapangan Persekolahan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi bentuk nyata sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah dalam mengembangkan kualitas pendidikan secara bersama-sama. Kerja sama yang terjalin melalui kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan membutuhkan kolaborasi yang erat antara berbagai pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan.
Dengan semangat, dedikasi, dan komitmen yang tinggi, keempat belas mahasiswa FKIP Universitas PGRI Palembang tersebut siap menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawab selama mengikuti program PLP di SMA Negeri 2 Palembang. Pengalaman yang mereka peroleh selama program berlangsung diharapkan dapat menjadi bekal berharga dalam perjalanan mereka sebagai calon pendidik di masa depan.
Program PLP pada akhirnya menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter profesional mahasiswa sebagai calon guru. Melalui pengalaman belajar langsung di lingkungan sekolah, mahasiswa diharapkan mampu memahami secara lebih mendalam makna profesi guru sebagai agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Dengan bekal pengalaman tersebut, para mahasiswa diharapkan dapat melangkah ke dunia pendidikan dengan kesiapan yang lebih matang serta komitmen yang kuat untuk berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
























