Ternate – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ternate, Faozul Ansori, bersama seluruh pejabat struktural mengikuti rapat penguatan integritas dan kinerja yang dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara, S. Mahdar, melalui virtual meeting (Zoom). Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi untuk memperkuat tata kelola organisasi, disiplin aparatur, serta peningkatan kualitas kinerja satuan kerja pemasyarakatan, Kamis (5/2).
Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan kewajiban seluruh Kepala UPT dan pejabat untuk mematuhi peraturan perundang-undangan, menjalankan tugas secara optimal, melakukan pengawasan terhadap staf, serta menjaga marwah institusi sesuai SOP dan arahan pimpinan. Ia juga menekankan pentingnya penyampaian laporan rutin dan capaian kinerja, termasuk Caraka dan IKPA, secara tepat waktu dengan kualitas yang baik serta koordinasi aktif dengan operator Kanwil. Selain itu, UPT diminta mendukung penuh program dan kebijakan kementerian, di antaranya penguatan kehumasan, publikasi 15 aksi menteri, pengembangan UMKM, serta program ketahanan pangan.
Kakanwil turut mendorong penguatan jejaring lintas instansi, penyampaian kendala secara berjenjang, serta penegakan disiplin pegawai. Pejabat yang tidak kooperatif dapat diusulkan rotasi, sementara promosi jabatan diharapkan berbasis kompetensi melalui pertimbangan Kepala UPT. Persiapan sarana prasarana juga menjadi perhatian, khususnya standar kebersihan dan kesehatan dapur serta lingkungan kerja. Setiap satuan kerja didorong mengikuti kontestasi WBK/WBBM secara terukur sesuai kesiapan, menjaga kondisi kesehatan di tengah cuaca ekstrem. Kebijakan terkait ABT menunggu kepastian dengan prioritas bagi UPT yang telah mengajukan lebih awal.

Kalapas Ternate menyampaikan bahwa rapat ini menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas kinerja melalui pengawasan, kedisiplinan, serta koordinasi yang efektif dengan pihak wilayah.
“Arahan Kakanwil menjadi pedoman kerja kami. Lapas Ternate siap menindaklanjuti setiap kebijakan dengan memperkuat disiplin, meningkatkan kualitas laporan kinerja, serta menjaga profesionalisme seluruh pegawai,” ujar Faozul Ansori.

Sementara itu, Kakanwil Ditjen PAS Malut menekankan bahwa penguatan integritas harus diwujudkan melalui kerja nyata, konsistensi, dan tanggung jawab kolektif di setiap satuan kerja.
“Integritas tidak cukup dinyatakan, tetapi harus tercermin dalam kinerja harian. Saya meminta seluruh UPT menjaga disiplin, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan setiap program berjalan sesuai aturan,” tegas S. Mahdar.
Melalui rapat ini, Lapas Ternate menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan wilayah, memperkuat integritas organisasi, dan meningkatkan kinerja demi pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel.





















