Bengkulu — Jumat (28/11), Pertandingan persahabatan mini soccer yang mempertemukan tiga tim—Labring FC Lapas Kelas IIA Bengkulu, Rubero FC Rutan Bengkulu, dan tim Kanwil Ditjenpas Bengkulu—berlangsung meriah di lapangan mini soccer Kota Bengkulu. Kegiatan ini diselenggarakan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kebugaran antar-instansi Pemasyarakatan.
Laga pembuka dimainkan antara tim Kanwil Ditjenpas Bengkulu melawan Rubero FC. Kedua tim tampil hati-hati dengan mengutamakan ketelitian di lini belakang. Sejumlah peluang tercipta, namun tidak ada gol yang mampu tercetak hingga peluit akhir berbunyi. Pertandingan pertama pun berakhir imbang 0–0.
Labring FC baru turun di laga kedua menghadapi Rubero FC. Pertandingan berjalan jauh lebih cepat dan terbuka, dengan kedua tim saling melakukan tekanan sejak menit awal. Setelah saling membalas gol, pertandingan pun berakhir dengan skor 2–2, mencerminkan kekuatan kedua tim yang relatif berimbang.
Memasuki pertandingan ketiga, Labring FC tampil lebih stabil saat berhadapan dengan tim Kanwil Ditjenpas Bengkulu. Penguasaan bola dan koordinasi antarlini semakin rapi sehingga mampu menciptakan beberapa peluang terbuka. Dua gol berhasil disarangkan Labring FC, memastikan kemenangan 2–0 dan menegaskan peningkatan performa mereka.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, mengapresiasi antusias seluruh peserta. “Pertandingan ini bukan hanya soal hasil, tetapi mempererat sinergi dan kebersamaan antar-instansi. Saya bangga karena tim Lapas mampu menunjukkan sportivitas dan kerja sama yang baik,” ujarnya.






















