Bengkulu – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan kantor, Selasa (8/4/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan sekaligus upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, rapi, dan nyaman bagi seluruh pegawai maupun masyarakat yang datang mendapatkan layanan.
Sejak pagi hari, seluruh pegawai Bapas Bengkulu tampak antusias mengikuti kegiatan gotong royong. Mereka bersama-sama membersihkan area dalam dan luar kantor, mulai dari ruang kerja, ruang pelayanan, arsip, taman, halaman kantor, hingga fasilitas umum yang berada di lingkungan Bapas. Peralatan kebersihan seperti sapu, alat pel, hingga mesin pemotong rumput digunakan secara bergantian untuk memastikan seluruh area tertata rapi.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, tetapi juga menjadi momentum membangun semangat kebersamaan di antara pegawai. Suasana penuh kekeluargaan terlihat ketika para pegawai bekerja bersama tanpa memandang jabatan maupun unit kerja. Semangat gotong royong yang ditunjukkan mencerminkan nilai kebersamaan dan solidaritas yang menjadi bagian penting dalam budaya kerja pemasyarakatan.
Selain itu, kegiatan bersih-bersih ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kerja secara berkelanjutan. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata diyakini dapat meningkatkan produktivitas, kualitas pelayanan, serta kenyamanan masyarakat yang datang ke kantor Bapas.
Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Yusep Antonius, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HBP ke-62 yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengandung nilai edukatif dan budaya kerja positif.
“Melalui kegiatan bersih-bersih ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Lingkungan kerja yang bersih akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Yusep.
Ia menambahkan bahwa kebersihan kantor juga menjadi cerminan profesionalisme institusi. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi budaya kerja yang terus dijaga, tidak hanya pada momen peringatan HBP, tetapi juga dalam keseharian.
Kegiatan ini juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh pegawai Bapas Bengkulu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan lingkungan kerja yang nyaman dan bersih, diharapkan masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih optimal, humanis, dan profesional.
Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan kerja, Bapas Bengkulu menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.(IH)




















