Manna – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Manna melaksanakan Panen Raya Kacang Buncis di lahan ketahanan pangan Rutan Manna, Kamis (15/1). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada program ketahanan pangan.
Panen raya tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Manna dan diikuti oleh pejabat struktural, staf pengelolaan, staf pengamanan, staf pelayanan tahanan, CPNS, peserta magang, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Manna.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Muhamad Nur, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini tidak hanya berfokus pada hasil produksi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat sosial sesuai arahan pimpinan.
“Hasil panen kacang buncis ini kami manfaatkan untuk dijual, dan seluruh hasil penjualannya akan kami donasikan kepada korban bencana di Sumatera. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan agar program ketahanan pangan tidak hanya menghasilkan, tetapi juga memiliki nilai kemanfaatan sosial bagi masyarakat,” ujar Muhamad Nur.
Pada panen kali ini, Rutan Kelas IIB Manna berhasil memanen kacang buncis sebanyak kurang lebih 250 kilogram. Seluruh hasil panen dimanfaatkan untuk dijual, dan hasil penjualannya akan disalurkan sebagai bentuk kepedulian dan aksi kemanusiaan bagi para korban bencana di wilayah Sumatera.
Selain mendukung program ketahanan pangan nasional, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan melalui pelatihan keterampilan di bidang pertanian dan perkebunan, sehingga diharapkan dapat menjadi bekal positif ketika kembali ke tengah masyarakat.
Keterlibatan CPNS dan peserta magang dalam kegiatan ini turut memperkuat sinergi antar petugas serta meningkatkan kualitas pembinaan dan pengawasan di lingkungan Rutan Kelas IIB Manna. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Ke depan, Rutan Kelas IIB Manna berkomitmen untuk terus melaksanakan program ketahanan pangan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan serta dukungan terhadap kebijakan dan arahan pimpinan.


























