7 November 2025
BENGKULU – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan keagamaan yang adil dan merata bagi seluruh warga binaan tanpa memandang agama atau kepercayaan.
Pada Kamis (6/11) sore, Rutan Bengkulu bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu menggelar pembinaan kerohanian bagi warga binaan beragama Buddha di aula utama rutan. Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan paritta, ceramah dhamma, dan dialog rohani yang membahas nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Rafi Rizaldi, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam program pembinaan kepribadian di Rutan Bengkulu.
“Pelayanan keagamaan kami berikan secara merata kepada semua pemeluk agama. Setiap warga binaan memiliki hak yang sama untuk memperdalam keimanan dan memperbaiki diri selama masa pembinaan,” ujar Rafi.
Sebagai lanjutan kegiatan, pada Jumat (7/11) Rutan Bengkulu juga memfasilitasi pembinaan rohani bagi warga binaan Nasrani yang meliputi ibadah bersama, pembacaan firman, dan renungan rohani yang dipimpin pembimbing agama dari Kemenag Bengkulu. Sementara itu untuk warga binaan beragama islam giat pembinaan juga rutin dilaksanakan. Mulai dari sholat berjamaah, kajian Al-Qur’an dan tausyah yang disampaikan oleh sejumlah Pembina kerohanian baik dari internal rutan maupun dari pihak-pihak yang telah menjali kerja sama.
Melalui kegiatan lintas agama yang dilaksanakan secara bergilir, Rutan Bengkulu berharap seluruh warga binaan dapat memperkuat keimanan, menumbuhkan kesadaran moral, dan siap kembali berperan positif di masyarakat.


























