3 Februari 2026 – Bengkulu – Sebagai wujud komitmen dalam menjaga standar pelayanan kesehatan yang aman dan berwawasan lingkungan, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu melalui petugas medis Klinik Pratama melaksanakan penyerahan perdana limbah medis kepada PT Lestari Grup. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah disepakati sebelumnya terkait pengelolaan limbah medis secara profesional dan sesuai regulasi.
Penyerahan limbah medis tersebut dilaksanakan pada Selasa (3/2) pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh petugas Klinik Pratama Rutan Bengkulu, Pero Perdana serta perwakilan PT Lestari Grup selaku pihak pengelola limbah medis. Kegiatan ini menjadi langkah awal sekaligus momentum penting dalam memastikan seluruh limbah medis yang dihasilkan dari pelayanan kesehatan warga binaan dikelola secara aman dan bertanggung jawab.
Petugas Klinik Pratama Rutan Bengkulu, Pero Perdana menjelaskan bahwa limbah medis yang diserahkan berasal dari aktivitas pelayanan kesehatan rutin, seperti jarum suntik bekas, perban bekas, botol infus, serta limbah medis lainnya. Seluruh limbah telah melalui proses pemilahan, pengemasan, dan penyimpanan sementara sesuai dengan standar operasional prosedur pengelolaan limbah medis.
“Penyerahan ini merupakan yang pertama kali kami lakukan setelah adanya kerja sama resmi dengan pihak pengelola limbah medis. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur, mulai dari pencatatan hingga pendokumentasian,” ujar pero.
Total limbah medis yang diserahkan pada penyerahan perdana ini tercatat sebanyak 13 kilogram. Proses serah terima dilakukan secara tertib dan disertai dengan berita acara serah terima sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif serta jaminan bahwa limbah medis diterima oleh pihak yang berwenang.
Lebih lanjut, Pero Perdana menyampaikan bahwa kerja sama ini memberikan kepastian dan rasa aman dalam pengelolaan limbah medis. Dengan melibatkan pihak ketiga yang kompeten dan berizin, risiko pencemaran lingkungan maupun gangguan kesehatan dapat diminimalisir secara optimal.
“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan, sehingga pengelolaan limbah medis di Klinik Rutan Bengkulu semakin tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambah Pero.
Ke depan, Rutan Bengkulu akan terus melakukan pengelolaan limbah medis secara berkala serta meningkatkan koordinasi dengan PT Lestari Grup guna memastikan proses pengangkutan dan pemusnahan limbah medis dilakukan sesuai regulasi lingkungan hidup. Melalui langkah ini, Rutan Bengkulu berkomitmen untuk mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.


















