5 Desember 2025 Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bengkulu melaksanakan inspeksi menyeluruh terhadap sarana dan prasarana (sarpras) perkantoran, kelistrikan, serta sarpras pengamanan sebagai langkah antisipasi kejadian bencana dan potensi kebakaran. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Ahmad Gunawan, bersama Kasubsi Pengelolaan, Aziz Owairan, pada Kamis (4/12) sore.
Inspeksi dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari instruksi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu mengenai Antisipasi Bencana Alam, Pemeriksaan Instalasi Listrik, dan Pencegahan Potensi Kebakaran pada Lapas, Rutan, dan LPKA yang mewajibkan seluruh jajaran untuk memastikan kesiapsiagaan secara maksimal.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan sarpras perkantoran yang meliputi kondisi ruang kerja, sistem pelayanan, hingga ketersediaan alat pendukung operasional. Selain itu, pengecekan terhadap instalasi listrik menjadi salah satu prioritas untuk mencegah korsleting dan beban listrik berlebih, termasuk memastikan genset kelistrikan dalam kondisi siap pakai, memiliki bahan bakar yang cukup, dan jadwal uji coba berjalan sebagaimana mestinya.
Sarpras pengamanan turut mendapat perhatian khusus. Tim memeriksa senter pengamanan, lampu, lampu emergency, serta tembok teralis dan gembok sebagai bagian dari keamanan statis untuk memastikan tidak terdapat celah yang berpotensi mengganggu keamanan Rutan. Peralatan untuk penanggulangan bencana seperti APAR, kotak P3K, senter, dan alat pemadam awal lainnya juga dicek satu per satu untuk memastikan berfungsi baik dan mudah dijangkau saat keadaan darurat.
Sebagai bentuk antisipasi musim hujan dan potensi banjir, petugas turut melakukan pengecekan saluran air di beberapa titik. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada penyumbatan yang dapat memicu genangan ataupun kerusakan sarana bangunan. Pemeriksaan saluran air juga merupakan bagian dari instruksi Kanwil yang mewajibkan UPT untuk melakukan pembersihan parit dan jalur pembuangan air guna mengurangi risiko dampak bencana.
Ka. KPR Ahmad Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Rutan Bengkulu dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan kerja serta warga binaan. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak boleh menunggu situasi darurat, tetapi harus dibangun dari awal melalui penataan sarpras yang baik dan terkontrol.
“Kami ingin memastikan seluruh sarpras dalam keadaan optimal. Tidak hanya terkait keamanan, tetapi juga keselamatan bersama. Pemeriksaan ini akan dilakukan secara berkelanjutan agar setiap potensi gangguan dapat diminimalkan sejak dini,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kasubsi Pengelolaan, Aziz Owairan, menyampaikan bahwa setiap temuan yang membutuhkan perbaikan akan segera ditindaklanjuti dan dimasukkan dalam laporan resmi kepada Kepala Kantor Wilayah sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Melalui inspeksi menyeluruh ini, Rutan Bengkulu berharap dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat, memperkuat keamanan internal, dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta kondusif bagi seluruh petugas maupun warga binaan.

























