31 Desember 2025 Bengkulu – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Bengkulu, Tomy Yulianto, bersama jajaran internal Rutan Bengkulu, melaksanakan pengecekan sarana dan prasarana (sarpras) pengamanan menjelang akhir tahun 2025, Rabu (31/12). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan tetap kondusif selama momen pergantian tahun.
Tomy Yulianto secara langsung memimpin pengecekan di berbagai titik strategis, termasuk pintu masuk utama, blok hunian warga binaan, pos jaga, serta fasilitas pendukung pengamanan lainnya. Pengecekan sarpras ini bertujuan memastikan seluruh perlengkapan dan sistem keamanan berjalan optimal dan siap digunakan apabila diperlukan.
“Pengecekan sarana dan prasarana ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan kami untuk mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Semua personel diarahkan untuk selalu siaga, serta prosedur pengamanan harus dijalankan secara maksimal,” ujar Tomy Yulianto.
Selain memeriksa sarpras, Karutan Bengkulu memberikan arahan kepada petugas jaga agar meningkatkan kewaspadaan, mematuhi standar operasional prosedur, serta memperkuat koordinasi antarregu pengamanan. Deteksi dini dan respons cepat menjadi fokus utama dalam mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan menjelang malam pergantian tahun.
Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, yang menambahkan personel pengamanan untuk memperkuat pengawasan, khususnya pada jam-jam rawan. Kehadiran tim tambahan ini diharapkan dapat memastikan keamanan bagi seluruh warga binaan maupun petugas tetap terjaga.
Karutan Bengkulu menegaskan bahwa pengamanan yang optimal membutuhkan sinergi seluruh unsur terkait. Pengecekan sarpras dan pengawasan berlapis dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan Rutan Bengkulu, sehingga perayaan pergantian tahun dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
“Stabilitas keamanan adalah prioritas kami. Melalui koordinasi, kesiapsiagaan, dan pengawasan yang berkesinambungan, kami yakin Rutan Bengkulu dapat menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh warga binaan dan petugas,” tutup Tomy Yulianto.
























