4 Maret 2026 – Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu mengikuti pelaksanaan asesmen anggota Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal) secara virtual, Rabu (4/3). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) untuk memastikan tata kelola dan operasional di lingkungan Rutan berjalan sesuai standar kepatuhan internal.
Pelaksanaan asesmen ini menindaklanjuti Surat Direktur Kepatuhan Internal Nomor PAS.8-UM.01.01-14 tanggal 19 Februari 2026 tentang Pemberitahuan Seleksi Anggota Satops Patnal pada Tingkat Kantor Wilayah dan Unit Khusus Kepatuhan Internal pada Tingkat UPT Pemasyarakatan. Surat tersebut menjadi dasar pelaksanaan asesmen dan seleksi anggota tim kepatuhan internal di seluruh unit pemasyarakatan, termasuk Rutan Bengkulu.
Kegiatan virtual ini diikuti langsung oleh Karutan Bengkulu, Tomy Yulianto, beserta jajaran pejabat struktural. Selama pelaksanaan, seluruh peserta mendapatkan pengarahan dan penilaian terkait kepatuhan prosedur operasional, pengelolaan administrasi, layanan warga binaan, serta penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi di lingkungan Rutan.
Karutan Bengkulu, Tomy Yulianto, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. “Kami menyambut baik pelaksanaan asesmen Satops Patnal ini. Hasil evaluasi akan menjadi dasar bagi Rutan Bengkulu untuk memperkuat kepatuhan, meningkatkan profesionalisme petugas, dan memastikan pelayanan kepada warga binaan berjalan optimal,” ujar Tomy Yulianto.
Tim penguji menilai berbagai aspek penting, mulai dari manajemen administrasi, pengelolaan kunjungan dan layanan warga binaan, penerapan standar operasional prosedur, hingga integritas dan disiplin petugas. Petugas Rutan Bengkulu aktif memberikan informasi dan dokumentasi yang diminta untuk mendukung proses penilaian.
Kegiatan asesmen berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab dan klarifikasi yang memungkinkan Rutan Bengkulu memperoleh masukan konstruktif dari tim penguji. Pelaksanaan secara virtual juga menunjukkan adaptasi Rutan terhadap teknologi informasi, sehingga evaluasi internal dapat dilakukan secara efektif meski terbatas oleh jarak dan waktu.
Dengan partisipasi aktif seluruh jajaran dan pimpinan, Rutan Bengkulu menegaskan komitmen untuk terus memperkuat budaya kepatuhan, meningkatkan kinerja petugas, dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran Rutan Bengkulu dalam menjaga standar kepatuhan internal demi terciptanya sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, dan profesional.




















