11 Maret 2026 – Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar rapat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Idulfitri 1447 Hijriah pada Rabu (11/3). Rapat ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan layanan kunjungan bagi warga binaan selama perayaan Hari Raya Idulfitri.
Dalam rapat yang berlangsung di aula Rutan Bengkulu, diputuskan bahwa pemilihan anggota Satgas dilakukan melalui sistem undian. Metode ini diterapkan untuk memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh pegawai yang bertugas selama periode layanan kunjungan Lebaran. Satgas ini akan bertanggung jawab atas berbagai aspek layanan, mulai dari pengamanan, pelayanan kunjungan, hingga pengawasan terhadap pelaksanaan prosedur yang telah ditetapkan.
Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto, dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan dan koordinasi antarpetugas agar layanan kunjungan dapat berjalan dengan tertib dan lancar. “Layanan kunjungan Idulfitri selalu menjadi momen yang dinantikan oleh warga binaan dan keluarga mereka. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa seluruh proses berlangsung dengan aman, nyaman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Tomy.
Dalam rapat ini, diputuskan bahwa layanan kunjungan Lebaran akan berlangsung selama empat hari, yakni mulai dari Hari Raya Idulfitri hingga H+4. Jadwal ini ditetapkan agar seluruh warga binaan memiliki kesempatan untuk bertemu keluarga mereka secara bergantian, mengingat keterbatasan kapasitas yang ada di dalam Rutan.
Pelaksanaan layanan kunjungan akan menerapkan sistem yang tertib dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Setiap pengunjung diwajibkan untuk mendaftar terlebih dahulu dan mengikuti prosedur pemeriksaan sebelum bertemu dengan warga binaan. Selain itu, Rutan Bengkulu juga akan menerapkan pengawasan ketat guna mencegah potensi pelanggaran atau penyalahgunaan dalam proses kunjungan.
Tomy menambahkan bahwa Satgas yang telah dibentuk akan memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas. “Masing-masing anggota Satgas harus memahami perannya dengan baik. Kita ingin memastikan bahwa semua warga binaan mendapatkan haknya untuk bertemu keluarga, tetapi tetap dalam koridor keamanan dan ketertiban,” katanya.
Selain itu, dalam rapat ini juga dibahas mengenai teknis pengaturan kunjungan, termasuk skema pembagian waktu serta mekanisme pengawasan. Petugas yang tergabung dalam Satgas akan ditempatkan di berbagai titik strategis untuk memastikan kelancaran arus pengunjung serta menghindari potensi penumpukan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.
Dengan adanya pembentukan Satgas Idulfitri ini, diharapkan pelayanan kunjungan di Rutan Bengkulu dapat berjalan dengan baik dan memberikan kebahagiaan bagi warga binaan serta keluarga mereka. “Idulfitri adalah momen kebersamaan. Kami ingin memastikan bahwa meskipun berada dalam keterbatasan, warga binaan tetap bisa merasakan kebahagiaan bersama keluarga mereka,” tutup Tomy.






















