9 April 2026 Bengkulu – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu mendapatkan kesempatan mengikuti pembinaan rohani melalui kegiatan ibadah Agama Buddha yang difasilitasi oleh Rutan Bengkulu, bertempat di aula Rutan, Kamis (9/4).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan oleh Rutan Bengkulu, dengan tujuan memperkuat spiritualitas serta mendukung keseimbangan mental dan moral para WBP. Ibadah tersebut diikuti dengan penuh khidmat oleh warga binaan yang ingin meningkatkan pemahaman ajaran Buddha dan memperkuat diri selama menjalani masa pidana.
Dalam ceramah singkatnya, pembimbing agama Buddha menyampaikan ajaran mengenai pentingnya ketenangan batin, pengendalian diri, serta menanamkan nilai welas asih dalam setiap tindakan sehari-hari. Ia mengajak para WBP untuk memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk introspeksi dan pengembangan diri menjadi pribadi yang lebih baik.
“Setiap langkah untuk memperbaiki diri, sekecil apa pun, adalah awal dari perubahan yang berarti. Manfaatkan waktu di sini untuk belajar dan berlatih hidup dengan penuh kesadaran,” ujar pembimbing agama Buddha di hadapan peserta.
Kegiatan ini juga menekankan praktik meditasi, doa, dan perenungan atas perilaku sehari-hari, sehingga warga binaan dapat lebih memahami nilai-nilai moral dan etika yang dianjurkan dalam ajaran Buddha. Metode penyampaian yang sederhana namun mendalam membuat para WBP dapat mudah menangkap pesan yang disampaikan.
Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto, melalui petugasnya menyampaikan bahwa fasilitasi ibadah ini merupakan wujud komitmen Rutan dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mental dan spiritual. “Kami berharap melalui kegiatan ini, warga binaan dapat lebih dekat dengan ajaran agamanya masing-masing serta memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat ketika kembali ke masyarakat,” tuturnya.
Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh perhatian. Para WBP tampak fokus mengikuti rangkaian kegiatan, bahkan beberapa di antaranya turut aktif dalam sesi tanya jawab dan refleksi yang disediakan.
Dengan terselenggaranya ibadah ini, Rutan Bengkulu berharap dapat memberikan dampak positif dalam membentuk perilaku warga binaan ke arah yang lebih baik. Rutan Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan program-program pembinaan yang bermanfaat, menciptakan warga binaan yang sadar, bertanggung jawab, dan siap kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif.





















