Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Humaniora

Representasi Nilai Toleransi dalam Konten YouTube Dakwah Millennial Ustad Felix Siauw diepisode ( kristen bertanya)

Khairul Hamdi by Khairul Hamdi
20 July 2025
in Humaniora
A A
0
Screenshot 20250720 000356
865
SHARES
1.3k
VIEWS

 

Di tengah derasnya arus digitalisasi dakwah Islam, platform YouTube menjadi salah satu media paling efektif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada generasi milenial. Salah satu tokoh yang memanfaatkan media ini adalah Ustaz Felix Siauw. Sebagai dai millennial, Felix tidak hanya dikenal karena gaya penyampaian yang lugas dan visual yang menarik, namun juga karena keberaniannya dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan lintas iman, seperti yang terlihat dalam episode “Kristen Bertanya” di kanal YouTube-nya.

Episode ini secara eksplisit menampilkan dialog antara Ustaz Felix dan seorang penanya non-Muslim yang mengangkat pertanyaan seputar keyakinan, Isa Al-Masih, hingga konsep ketuhanan dalam Islam dan Kristen. Ini menjadi ruang yang menarik untuk mengkaji bagaimana nilai toleransi direpresentasikan dalam dakwah digital kontemporer.

Dalam video tersebut, Ustaz Felix menunjukkan sikap yang relatif terbuka dalam menerima pertanyaan dari luar Islam. Ia tidak menolak untuk berdialog dan justru menyambut pertanyaan tersebut dengan serius dan sistematis. Gaya penyampaiannya tidak bernada ofensif, meski tetap teguh dalam menyampaikan keyakinan Islam. Sikap ini mencerminkan bentuk.toleransi epistemologisyaitu kesediaan untuk berdialog dengan pemahaman lain tanpa kehilangan prinsip.

Namun, penting dicatat bahwa toleransi di sini bukan berarti kompromi akidah, melainkan pengakuan akan keberagaman pemahaman yang ada dalam masyarakat majemuk.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 01 03 at 10.04.00

Inovasi STEVIA, Lapas Perempuan Bengkulu Fasilitasi Videocall Ibu dan Anak

3 January 2026
Bicara

10 Langkah Jitu Mengatasi Rasa Takut Berbicara di Depan Umum

16 August 2025
2235c468 623b 403a b5cc 081b35542140

Cerita Sammy Simorangkir Soal Sertipikat Elektronik: Lebih Mudah Diakses dan Aman

28 July 2025
quarter life crisis

Ketika Hidup Mulai Bertanya: Quarter Life Crisis dan Pencarian Jati Diri di Usia Muda

28 July 2025

Ustaz Felix secara konsisten membedakan antara mengkritisi ideologi dan menyerang pribadiDalam menanggapi pertanyaan tentang ketuhanan Yesus atau Trinitas, ia memberikan analisis logis berdasarkan sudut pandang Islam, tanpa menjatuhkan atau mencela pihak lain. Ini menunjukkan sikap dakwah yang argumentatif dan intelektual, bukan emosional.

Nilai toleransi tercermin dari upaya menjaga kehormatan lawan dialog dan tidak mengarah pada ujaran kebencian. Ini menjadi penting di era digital, di mana batas antara kritik dan ujaran kebencian seringkali kabur.

Meskipun Ustaz Felix berusaha menjaga dialog yang sehat, ada potensi penonton awam menafsirkan penyampaiannya sebagai bentuk “klaim superioritas” terhadap agama lain. Dalam dakwah digital, narasi yang menekankan bahwa “Islam paling benar” bisa saja disalahartikan sebagai intoleransi, meski dalam kerangka dakwah, itu adalah hal wajar.

Leaderboard Satu Rumah

Di sinilah pentingnya literasi baik bagi pendakwah maupun penonton. Toleransi bukan berarti semua agama dianggap sama benar, tapi bagaimana perbedaan itu disampaikan dengan cara yang beradab dan menghormati ruang publik bersama.

Episode “Kristen Bertanya” di kanal YouTube Ustaz Felix Siauw menunjukkan bahwa dakwah millennial memiliki potensi besar dalam membentuk ruang dialog lintas iman yang sehat dan konstruktif. Representasi toleransi dalam konten tersebut terletak pada kesediaan berdialog, cara penyampaian yang tidak ofensif, serta sikap kritis yang berbasis argumen, bukan kebencian.

Namun, perlu ada penguatan literasi dakwah digital agar pesan-pesan tersebut tidak disalahpahami. Dengan begitu, YouTube sebagai medium dakwah tidak hanya menjadi alat penyebaran ajaran Islam, tetapi juga jembatan penguat kerukunan dalam masyarakat multikultural.

Share346Tweet216Share61Pin78SendShare
Leaderboard apa apa
Previous Post

“Pendidikan Perempuan dalam Perspektif Maryam: Membangun Masa Depan yang Berdaya

Next Post

Murottal Sebagai Inovasi Edukasi Islami: Menjembatani Tradisi dan Modernitas dalam Pembelajaran Tahfidz di Dayah

Khairul Hamdi

Khairul Hamdi

Related Posts

WhatsApp Image 2026 01 03 at 10.04.00

Inovasi STEVIA, Lapas Perempuan Bengkulu Fasilitasi Videocall Ibu dan Anak

3 January 2026
Bicara

10 Langkah Jitu Mengatasi Rasa Takut Berbicara di Depan Umum

16 August 2025
2235c468 623b 403a b5cc 081b35542140

Cerita Sammy Simorangkir Soal Sertipikat Elektronik: Lebih Mudah Diakses dan Aman

28 July 2025
quarter life crisis

Ketika Hidup Mulai Bertanya: Quarter Life Crisis dan Pencarian Jati Diri di Usia Muda

28 July 2025
Next Post
9fd0292a fc16 499a b4bf b9df512812fa 663da065de948f4c8a29eb52

Murottal Sebagai Inovasi Edukasi Islami: Menjembatani Tradisi dan Modernitas dalam Pembelajaran Tahfidz di Dayah

Mahasiswa KKN FP UB Turun Ke Lahan Memasang Perangkap Hama Yellow Trap Bersama Petani Kentang di Desa Wonokitri (Sumber : Dokumen Pribadi, 2025)

Ajak Petani Melek Teknologi! Mahasiswa KKN FP UB Sosialisasikan Yellow Trap dan Aplikasi Plantix

IMG 20250720 WA0019

Ahmad Roziqi Wisudawan Terbaik yang Jadi Teladan Kader Mubaligh KODI (Koordinasi Dakwah Islam) Angkatan 31

images 3

Fondasi Moral dan Solusi Masa Depan Bangsa

IMG 20250720 WA0012

BHTJ Palembang Siap Wujudkan Keadilan Tanpa Biaya, Tegas Ketua M. Ali Ruben

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

IMG 20260126 WA0063

Lapas Bandanaira Geladah Blok Hunian, Amankan Barang Terlarang ‎

26 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 26 at 12.44.53

Dukung Implementasi KUHP Nasional, Kakanwil Ditjenpas Jatim Bersama Kalapas Mojokerto Tinjau Lokasi Rencana Bapas Mojokerto

26 January 2026
Lapas Bengkulu, Isra Mi’raj, Pembinaan Keagamaan, Warga Binaan, IKADI Bengkulu, Masjid An-Nur, Tausiah Islam, Pembinaan Kepribadian, Pemasyarakatan, Ditjenpas

Warga Binaan Lapas Bengkulu Dapat Tausiah Isra Mi’raj dari IKADI

26 January 2026
Lapas Bengkulu, LPK Berijo, Pembinaan Warga Binaan, Kemandirian Narapidana, Kegiatan Warga Binaan, Pemasyarakatan, Ditjenpas, Reintegrasi Sosial

Pembinaan Kemandirian di LPK Berijo Lapas Bengkulu Dorong Warga Binaan Lebih Berdaya

26 January 2026
Lapas Bengkulu, Kalapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, Blok Hunian, Pembinaan Warga Binaan, Pemasyarakatan, Kemenkumham, Ditjenpas, Humanis

Kalapas Bengkulu Tinjau Blok Hunian dan Beri Motivasi Warga Binaan

26 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 26 at 08.53.39 1

LPP Bengkulu Gelar Kegiatan Menonton Tausiah bagi Warga Binaan

26 January 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Iklan Guest Post
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita