Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto menggelar kegiatan Pondok Ramadhan bekerja sama dengan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Mojokerto sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan keagamaan bagi warga binaan, Jumat (06/3).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Mojokerto tersebut diikuti oleh ratusan warga binaan dengan penuh khidmat. Program Pondok Ramadhan ini diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan seperti kajian Islam, tadarus Al-Qur’an, serta tausiyah yang disampaikan oleh para dai dari LDNU Kabupaten Mojokerto.
Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa kegiatan Pondok Ramadhan ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan selama bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini diharapkan para warga binaan dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.
“Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan memperbaiki diri. Kami berharap melalui kegiatan Pondok Ramadhan ini warga binaan dapat memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaannya,” ujar Rudi.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama dengan LDNU Kabupaten Mojokerto merupakan bentuk sinergi dalam memberikan pembinaan spiritual kepada warga binaan agar mereka memiliki bekal moral dan spiritual ketika kembali ke masyarakat nantinya.
Para warga binaan tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dilaksanakan. Selain mendapatkan ilmu keagamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat semangat kebersamaan serta menumbuhkan harapan baru dalam menjalani masa pembinaan.
Melalui kegiatan Pondok Ramadhan ini, Lapas Mojokerto berharap pembinaan keagamaan dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga mampu membentuk karakter warga binaan yang lebih religius, disiplin, serta siap kembali menjadi anggota masyarakat yang lebih baik.





















