3 Februari 2026 – Bengkulu – Sebagai bentuk keseriusan dalam melanjutkan agenda Reformasi Birokrasi, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu melaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas dalam rangka pembangunan Zona Integritas tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Rutan Bengkulu untuk melangkah lebih jauh menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), setelah sebelumnya berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2024.
Kegiatan yang digelar di Lapangan Rutan Bengkulu pada Selasa (3/2) tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai. Penandatanganan komitmen ini mencerminkan tekad bersama seluruh insan Rutan Bengkulu dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembinaan warga binaan.
Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto, dalam arahannya menegaskan bahwa capaian WBK harus menjadi fondasi untuk peningkatan kinerja yang lebih optimal. Ia menyampaikan bahwa perjuangan menuju WBBM membutuhkan konsistensi, integritas, dan inovasi berkelanjutan dari seluruh jajaran. Menurutnya, predikat bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk mendorong perubahan nyata dalam pola kerja dan budaya pelayanan.
“Keberhasilan yang telah kita raih harus dijaga dan ditingkatkan. Tahun ini merupakan momentum untuk membuktikan bahwa Rutan Bengkulu mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional, transparan, dan bebas dari praktik menyimpang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Tomy menekankan bahwa Pakta Integritas yang ditandatangani bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral dan profesional yang harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Seluruh pegawai diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai reformasi birokrasi, mulai dari peningkatan efektivitas layanan, keterbukaan informasi, hingga pencegahan korupsi dan pungutan liar.
Dalam mendukung pencapaian WBBM, Rutan Bengkulu juga terus menyiapkan berbagai langkah konkret, di antaranya penguatan pengawasan internal, pengembangan layanan berbasis digital, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Di sisi lain, program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan tetap menjadi prioritas guna mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan produktif.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang solid, Rutan Bengkulu optimistis dapat melangkah mantap menuju WBBM. Melalui kerja keras dan sinergi seluruh jajaran, Rutan Bengkulu bertekad menghadirkan birokrasi yang bersih, melayani, dan mampu menjawab harapan masyarakat secara berkelanjutan.





















