Sidoarjo – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menggelar rapat koperasi bersama Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Jawa Timur, Rabu (8/4). Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam membahas penguatan tata kelola koperasi di lingkungan pemasyarakatan.
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto turut hadir dalam kegiatan tersebut yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Mojokerto bersama jajaran pejabat struktural terkait sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan profesionalisme pengelolaan koperasi.
Rapat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi agar lebih transparan, akuntabel, dan mampu memberikan manfaat optimal bagi anggota, khususnya pegawai di lingkungan pemasyarakatan. Selain itu, koperasi juga diharapkan mampu menjadi salah satu penopang kesejahteraan pegawai.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono, dalam arahannya menegaskan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional dan berorientasi pada pelayanan anggota. “Koperasi harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar mampu memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota,” tegasnya.
Usai penyampaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan seluruh Kepala UPT. Dalam sesi ini, berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan dibahas secara terbuka, mulai dari pengelolaan keuangan hingga optimalisasi peran koperasi dalam mendukung kebutuhan pegawai.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam rapat ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi di lingkungan Lapas Mojokerto. “Kami berkomitmen untuk terus mendorong pengelolaan koperasi yang lebih baik, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh UPT, termasuk Lapas Mojokerto, dapat mengimplementasikan hasil rapat secara optimal serta memperkuat sinergi dalam mewujudkan koperasi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing di lingkungan pemasyarakatan.





















